bytedaily - Melansir dari ekonomi.republika.co.id, BAIC Indonesia berhasil mengumpulkan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dalam kurun waktu 11 hari pameran, booth BAIC dikunjungi oleh hampir 20.000 orang dan memfasilitasi lebih dari 500 sesi uji coba kendaraan.
Kontribusi terbesar terhadap pencapaian ini disumbangkan oleh model BAIC BJ30 HEV yang mencatat 201 SPK, hampir setengah dari total pesanan yang diterima. Menyusul di peringkat kedua adalah BAIC T1 dengan 139 SPK, kemudian BAIC BJ40 sebanyak 51 unit, dan BAIC X55 II sebanyak 16 unit.
Capaian ini mengindikasikan bahwa SUV berteknologi hybrid masih menjadi pilihan utama bagi konsumen BAIC. Model BJ30 HEV menawarkan karakteristik SUV yang dipadukan dengan teknologi hybrid untuk efisiensi bahan bakar tanpa memerlukan pengisian daya eksternal. "BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia," ujar Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya dalam keterangannya pada Jumat (14/8/2026).
Di sisi lain, BAIC T1, yang merupakan kendaraan listrik pertama dari BAIC di Indonesia, juga menarik perhatian signifikan dengan langsung mencatat 139 SPK sejak diperkenalkan di GIIAS 2026. Antusiasme terhadap BAIC T1 terlihat dari tingginya minat pengunjung untuk mencoba kendaraan tersebut. Konsumen memberikan apresiasi positif terhadap desain, ruang kabin yang lega, kenyamanan berkendara, akselerasi, serta berbagai fitur teknologi yang ditawarkan.
Pencapaian BAIC T1 menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia mulai membuka diri terhadap pilihan kendaraan listrik baru, sekaligus melengkapi portofolio BAIC yang sebelumnya didominasi oleh kendaraan bermesin konvensional dan hybrid. Sementara itu, BAIC BJ40 berhasil membukukan 51 SPK selama pameran, menegaskan posisinya sebagai salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan karakter tangguh.