bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Barcelona telah menjadi tim paling produktif di lima liga utama Eropa pada fase pembuka musim 2026/2027 dengan total 17 gol dalam empat pertandingan La Liga.
Walaupun tidak berhasil menggaet striker Julian Álvarez dari Atletico Madrid, Blaugrana tetap menunjukkan daya serang yang mengesankan, meraih empat kemenangan beruntun dengan selisih skor yang lebar. Kemenangan terbaru datang dengan hasil 5-0 atas Valencia di Stadion Mestalla, menegaskan posisi mereka sebagai tim paling subur di antara klub-klub elite Eropa.
Statistik mencatat rata‑rata 4,25 gol per laga bagi Barcelona, yang mencetak lima gol dalam tiga laga (5-0 melawan Elche, 5-0 melawan Valencia, dan 5-2 melawan Rayo Vallecano) serta dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Athletic Club.
Di antara klub lain, Alavés dan Real Madrid berada di puncak klasemen Spanyol dengan masing‑masing 10 gol. Di Italia, AS Roma memimpin dengan 10 gol dari tiga pertandingan, sementara Chelsea mencatat delapan gol dalam tiga laga di Liga Inggris. Di Jerman, Augsburg dan Elversberg masing‑masing mencetak tujuh gol, dan Strasbourg menempati posisi teratas Ligue 1 dengan delapan gol dari tiga pertandingan.
Selain kemampuan menyerang, Barcelona juga menampilkan pertahanan yang solid. Penjaga gawang Joan García berhasil mencatat tiga clean sheet dalam empat laga, menandakan kebobolan yang sangat minim.
Sebagian besar gol Barcelona berasal dari pemain sayap dan penyerang muda: Raphinha, Fermin López, dan Lamine Yamal bersama‑sama menyumbang 14 dari 17 gol keseluruhan.
Pencapaian ini diraih tanpa kehadiran striker kelas dunia. Gabriel Jesus, yang baru bergabung pada akhir jendela transfer, belum pernah menjadi starter dalam pertandingan-pertandingan tersebut.