bytedaily - Bentley dilaporkan melakukan penarikan kembali (recall) terhadap delapan unit mobil mewah model tahun 2026, yaitu Continental GT dan Continental GTC. Menurut laporan jalopnik.com, penarikan ini dilakukan karena adanya dugaan kesalahan pemasangan driveshaft depan pada sebagian kecil kendaraan tersebut.
Masalah ini berawal dari pemasok komponen, GKN Automotive Hungary, yang secara tidak sengaja mengirimkan driveshaft yang sedikit lebih pendek dari spesifikasi yang seharusnya. Bentley kemudian memasang komponen yang salah ini pada tiga unit Continental GTC dan lima unit Continental GT.
Meskipun recall ini tidak mengeluarkan perintah formal untuk tidak mengendarai kendaraan, Bentley menyatakan bahwa masalah tersebut dapat menyebabkan mur pengunci hub menjadi longgar. Hal ini berpotensi menimbulkan suara abnormal, getaran, dan ketidaksejajaran pada roda kemudi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Laporan NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) menunjukkan bahwa Bentley memperkirakan hanya sekitar 1% dari delapan mobil yang terkena dampak yang benar-benar memiliki cacat tersebut. Bentley mengajukan recall pada 21 Mei, dan para dealer diharapkan akan segera diberitahu. Pemilik kendaraan yang terdampak akan menerima pemberitahuan pada atau sebelum 8 Juni.
Sebagai solusi, dealer Bentley akan memeriksa driveshaft depan untuk menentukan apakah driveshaft yang terlalu pendek terpasang. Jika ditemukan, dealer akan mengganti komponen yang salah dengan yang sesuai. Seluruh kendaraan yang terkena dampak adalah model tahun 2026, sehingga masih dalam masa garansi, dan Bentley tidak perlu menawarkan program penggantian biaya.
Bentley Continental GT dan GTC model tahun 2026 dilengkapi dengan powertrain plug-in hybrid yang menghasilkan 671 tenaga kuda dan torsi 685 lb-ft. Kekuatan besar ini disalurkan melalui driveshaft depan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.