bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 17:52 WIB

BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia

Redaksi 22 Juni 2026 10 views
BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada awal pekan ini, Senin (22/6). Peringatan dini hujan ini berlaku untuk periode 21 hingga 23 Juni 2026.

Menurut BMKG, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat dan berstatus Waspada antara lain Aceh, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, serta beberapa daerah lainnya. Namun, tidak ada wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat (status Siaga) maupun hujan sangat lebat hingga ekstrem (status Awas).

Adapun daftar lengkap wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Barat. Sementara itu, angin kencang diprediksi terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

BMKG juga menginformasikan bahwa memasuki dasarian III Juni 2026, jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau diprakirakan akan bertambah. Sifat hujan selama musim kemarau secara umum diprediksi berada pada kategori bawah normal di sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Hal ini sejalan dengan perkembangan indikator ENSO yang menunjukkan kecenderungan menuju fase hangat dengan intensitas moderat di Samudra Pasifik tropis bagian tengah hingga timur, yang ditunjukkan oleh nilai indeks NiƱo 3.4 sebesar +0,92 dan SOI sebesar -23,1.

Meskipun demikian, BMKG menekankan bahwa potensi hujan masih perlu diwaspadai karena dinamika atmosfer regional dan faktor lokal dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah. Dalam sepekan ke depan, pola siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua Barat dan di Samudra Hindia barat Sumatra, yang dapat memicu perlambatan serta pertemuan angin. Kondisi atmosfer lokal yang labil di beberapa wilayah juga berpotensi memperkuat pertumbuhan awan konvektif, khususnya di Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.