bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa pada Selasa (18/8), beberapa wilayah di Indonesia masih memiliki potensi hujan, meskipun sebagian besar negara sedang mengalami kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino. Menurut BMKG, curah hujan di Indonesia secara umum diprediksi berada dalam kategori rendah hingga menengah pada periode Dasarian II Agustus hingga Dasarian I September, yang mengindikasikan ketersediaan hujan yang terbatas dalam beberapa dasarian mendatang.
BMKG juga memperkirakan adanya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang akan aktif di sebagian besar wilayah Sumatra, Kalimantan bagian barat dan utara, serta Papua bagian barat dan utara dalam sepekan ke depan. Selain itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian besar Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi berpropagasi di sebagian Kalimantan bagian utara dan timur. Aktivitas gelombang-gelombang tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, khususnya di wilayah yang didukung oleh konvergensi angin, kelembaban, dan labilitas atmosfer lokal, demikian penjelasan BMKG.