bytedaily
Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bos Semen Padang Kritik Kebugaran Pemain Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman

Redaksi 26 Agustus 2026 2 views
Bos Semen Padang Kritik Kebugaran Pemain Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai bos Semen Padang, melayangkan kritik terhadap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Kritik ini muncul menyusul kegagalan skuad Garuda menembus babak semifinal Piala AFF 2026.

Andre Rosiade menyatakan bahwa John Herdman perlu menerima kritik, mengingat statusnya sebagai manusia biasa. Menurutnya, Herdman telah terlalu lama menikmati pujian tanpa hasil yang memuaskan, terutama dengan banyaknya pemain naturalisasi yang dimiliki timnas. "Karena dia menurut saya sudah menikmati bulan madu. Wajar kalau ada yang mengkritik John Herdman. Karena dengan pemain yang begitu banyak naturalisasi, kita malah kalah," ujar Andre.

Perbandingan kondisi fisik pemain Timnas Indonesia di era Herdman dengan era pelatih sebelumnya, Shin Tae Yong, juga disorot oleh Andre. Ia mengamati adanya perbedaan signifikan dalam kebugaran pemain. "Mohon maaf ya, saya ini penonton bola, saya enggak bela Shin Tae Yong. Tapi faktanya, di zaman John Herdman menit 60, itu pemain kita udah ngos-ngosan," ungkapnya.

Andre menegaskan bahwa kritik yang dilontarkannya bukan bertujuan untuk menjatuhkan Herdman, melainkan untuk mendorong mantan pelatih timnas Kanada tersebut agar dapat membangun Tim Merah Putih menjadi tim yang lebih tangguh. John Herdman dijadwalkan akan memimpin Timnas Indonesia dalam ajang FIFA ASEAN Cup yang akan diselenggarakan pada 24 September hingga 4 Oktober mendatang. Mengenai target di ajang internasional tersebut, Herdman sendiri menyatakan bahwa timnya harus menargetkan juara.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.