bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:58 WIB

Claude AI Kini Mampu Kirim Email Otomatis via Gmail

Redaksi 21 Agustus 2026 3 views
Claude AI Kini Mampu Kirim Email Otomatis via Gmail
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Claude AI, produk kecerdasan buatan (AI) dari Anthropic, kini memiliki kemampuan baru untuk mengirimkan email secara otomatis melalui aplikasi Gmail atas nama pengguna tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu. Selain itu, model AI ini juga dapat mengelola file di Google Drive.

Pengumuman mengenai pembaruan kemampuan ini disampaikan oleh Claude AI melalui akun X pada Rabu (19/8). Dalam unggahannya, perusahaan menjelaskan bahwa pengguna dapat menginstruksikan chatbot untuk membalas sebuah utas email, kemudian Claude akan menyusun draf dan memberikan responsnya.

Pihak Claude menyatakan bahwa pengguna tetap memegang kendali penuh atas kapan persetujuan mereka diperlukan. Namun, fitur ini hanya dapat diakses oleh pelanggan paket berbayar. Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu menghubungkan akun Gmail atau Google Drive melalui menu Connector.

Sebelumnya, menu Connector telah tersedia untuk Google Workspace, namun fungsinya sebatas membantu pengelolaan kotak masuk Gmail, menandai acara di Google Calendar, dan mengelola file di Google Drive, tanpa kemampuan mengirim email otomatis.

Meskipun kini Claude AI dapat membalas dan meneruskan email secara otomatis, perusahaan menegaskan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh karena secara default sistem akan meminta persetujuan sebelum pesan dikirim. Anthropic juga menyatakan dalam laman dukungannya bahwa opsi persetujuan untuk pengiriman balasan email secara instan dapat dinonaktifkan oleh pengguna.

Baru-baru ini, Anthropic juga memperkenalkan fitur watermark pada teks dan file yang dihasilkan oleh Claude. Inisiatif ini diambil sebagai upaya untuk mematuhi aturan transparansi dalam EU AI Act yang berlaku sejak 2 Agustus. Seluruh model yang dirilis setelah tanggal tersebut akan dilengkapi teknologi watermark otomatis, baik untuk teks maupun file yang dihasilkan komputer, dengan menggunakan standar terbuka C2PA untuk file.

Anthropic berencana untuk memperluas dukungan fitur watermark ini ke model-model lama. Watermark pada teks diklaim akan tetap ada meskipun teks disalin dan ditempelkan ke platform lain, bahkan dapat bertahan setelah melalui sebagian proses penyuntingan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.