bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Claude AI Kini Mampu Kirim Email Otomatis Tanpa Persetujuan Pengguna

Redaksi 21 Agustus 2026 4 views
Claude AI Kini Mampu Kirim Email Otomatis Tanpa Persetujuan Pengguna
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Claude AI, produk kecerdasan buatan dari Anthropic, kini memiliki kemampuan baru untuk mengirimkan email melalui Gmail secara otomatis atas nama pengguna tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu. Selain itu, model AI ini juga dapat mengelola file yang tersimpan di Google Drive.

Kemampuan terbaru ini diumumkan oleh Claude AI melalui akun X resminya pada Rabu (19/8). Dalam pengumumannya, perusahaan menjelaskan bahwa pengguna dapat menginstruksikan chatbot untuk membalas sebuah utas email, kemudian Claude akan menyusun draf balasan dan menyajikannya.

Meskipun demikian, fitur ini hanya dapat diakses oleh pelanggan paket berbayar. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini dengan menghubungkan akun Gmail atau Google Drive mereka melalui menu Connector.

Sebelumnya, menu Connector yang telah tersedia untuk Google Workspace hanya berfungsi untuk membantu pengelolaan kotak masuk Gmail, penjadwalan acara di Google Calendar, serta manajemen file di Google Drive. Fitur pengiriman email otomatis ini merupakan pengembangan terbaru.

Claude AI menegaskan bahwa pengguna tetap memegang kendali penuh atas proses pengiriman email. Secara default, sistem akan tetap meminta persetujuan sebelum pesan dikirimkan. Namun, melalui laman dukungannya, Anthropic menyatakan bahwa opsi persetujuan ini dapat dinonaktifkan untuk memungkinkan pengiriman balasan email secara instan.

Baru-baru ini, Anthropic juga memperkenalkan fitur penandaan (watermark) pada teks dan file yang dihasilkan oleh Claude. Langkah ini diambil sebagai upaya kepatuhan terhadap aturan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus. Seluruh model yang dirilis setelah tanggal tersebut akan dilengkapi dengan teknologi watermark otomatis untuk teks dan file yang dihasilkan oleh komputer, menggunakan standar terbuka C2PA untuk file.

Anthropic berencana untuk memperluas dukungan fitur watermark ini ke model-model lama mereka. Tanda air yang disematkan pada teks akan tetap ada meskipun teks disalin dan ditempelkan ke tempat lain, bahkan diklaim dapat bertahan setelah melalui proses penyuntingan tertentu.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.