bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 03:16 WIB

CEO Cognition: Agen AI Pembuat Kode Seharusnya Tidak Menggantikan Manusia

Redaksi 30 Mei 2026 18 views
CEO Cognition: Agen AI Pembuat Kode Seharusnya Tidak Menggantikan Manusia
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, CEO Cognition, Scott Wu, menyatakan bahwa agen AI pembuat kode tidak dirancang untuk menggantikan peran programmer manusia. Pernyataan ini muncul di tengah penggalangan dana besar yang berhasil diraih startup pembuat agen AI coding, Cognition, yang mencapai $1 miliar dengan valuasi $26 miliar. Cognition adalah pengembang Devin, salah satu agen AI coding pertama dan dianggap paling sukses.

Wu menegaskan bahwa visi perusahaan tidak pernah untuk membuat programmer manusia menjadi usang. Ia menjelaskan bahwa Devin diciptakan sebagai 'teman' yang membantu programmer membangun lebih banyak hal. Wu, yang memiliki latar belakang sebagai programmer kompetitif sejak usia muda, menekankan bahwa para insinyur perangkat lunak pada dasarnya menyukai proses membangun perangkat lunak dari nol dan mewujudkan ide menjadi produk.

Ia membandingkan agen AI dengan lingkungan pengembangan visual yang mengabstraksi pembuatan perangkat lunak dari instruksi mesin. Agen AI dilihat sebagai lapisan abstraksi lain antara konsepsi produk perangkat lunak dan proses pembuatannya. Meskipun demikian, Cognition melaporkan bahwa Devin bertanggung jawab atas hampir seluruh pengiriman perangkat lunak di perusahaannya, dengan 89% kode yang diserahkan oleh Devin.

Menurut Wu, peran utama agen AI adalah menangani tugas-tugas pemeliharaan jangka panjang yang seringkali kurang diminati oleh programmer, seperti memperbarui perangkat lunak lama atau memigrasikan aplikasi antar platform. Dengan demikian, agen AI diharapkan dapat membebaskan programmer dari pekerjaan yang monoton, memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada aspek kreatif pengembangan.

Wu keberatan dengan gagasan bahwa Devin 'menggantikan' programmer manusia. Ia menjelaskan bahwa meskipun agen AI dapat bekerja secara mandiri, kemampuannya setara dengan insinyur tingkat junior hingga menengah, tergantung pada tugas yang dihadapi.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.