bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, CEO Ferrari, Benedetto Vigna, menegaskan bahwa minat terhadap model listrik empat pintu terbaru mereka, Luce, sangat kuat, baik dari pelanggan baru maupun yang sudah ada. Pernyataan ini disampaikan di tengah penerimaan pasar yang cenderung dingin terhadap kendaraan seharga 640.000 dolar AS yang dirancang oleh Jony Ive tersebut.
Vigna membela Luce, yang banyak dikritik karena tampilannya yang dianggap aneh dan tidak sesuai dengan citra Ferrari, bukan karena statusnya sebagai kendaraan listrik, melainkan karena desainnya. Ia menyatakan bahwa Ferrari telah memamerkan model baru ini kepada 1.600 pelanggan dalam peluncurannya di Roma, dan buku pesanan telah dibuka sejak Rabu.
"Ada minat yang kuat, termasuk dari klien baru," ujar Vigna dalam sebuah acara otomotif di Modena, Italia utara. Ia menambahkan, "Kami sudah menerima transfer bank, klien yang hadir menginginkannya." Ferrari berencana merilis angka pesanan yang lebih presisi pada bulan Juli, bersamaan dengan pengumuman hasil kuartal kedua.
Vigna juga menolak anggapan bahwa Luce meniru kendaraan listrik lain di pasaran, termasuk dari Tiongkok. "Jika Anda melihat dan mencobanya, Anda akan langsung mengerti bahwa itu tidak disalin dan tidak ada kesamaan dengan kendaraan listrik lain yang pernah Anda lihat dan diproduksi oleh pihak lain, baik dari segi interior, eksterior, maupun performa," katanya.
CEO Ferrari menekankan bahwa Luce merupakan tambahan pada jajaran produk Ferrari dan tidak akan menggantikan model yang sudah ada. Mengenai harganya yang tinggi, Vigna menyebutnya sebagai harga yang pantas untuk sebuah inovasi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.