bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, insiden kolaps yang dialami Christian Eriksen kembali terjadi di lapangan saat pertandingan persahabatan antara Denmark melawan Ukraina pada Senin (8/6) dini hari WIB. Kejadian ini berujung pada pembatalan laga tersebut.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada menit ke-65 pertandingan. Berdasarkan rekaman video, Eriksen terlihat memegang bagian dadanya sesaat sebelum ambruk di lapangan. Insiden ini menimbulkan kepanikan di stadion, mengingat Eriksen pernah mengalami kejadian serupa pada Piala Eropa 2020.
Setelah menerima penanganan medis yang sigap, Eriksen dilaporkan sadar dan dapat berjalan menuju ambulans. Namun, pihak penyelenggara memutuskan untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan.
Pasca pembatalan, para pemain dan staf pelatih kedua tim terlihat membentuk lingkaran sambil bergandengan tangan. Pelatih Denmark, Brian Riemer, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
Federasi sepak bola Denmark melalui pernyataan di platform X mengonfirmasi bahwa Christian Eriksen telah sadar dan kondisinya baik mengingat situasi yang terjadi. Pelatih Denmark, Brian Riemer, juga membenarkan kondisi Eriksen yang baik dan meminta dukungan berkelanjutan.
"Yang terpenting adalah Christian baik-baik saja dan memang demikian, dia telah meninggalkan lapangan, dan dia telah menyampaikan salam kepada para pemain," ujar Riemer seperti dikutip Reuters. Ia menambahkan, "Sekarang kita harus bersatu seperti yang Anda lihat bahwa kita melakukannya dengan cara paling bermartabat di lapangan. Jadi kita harus bersatu dan memastikan bahwa setiap orang memiliki tempat untuk bersandar dari sini."
Sebelum pertandingan dihentikan, Denmark memimpin dengan skor 2-1. Gol-gol Denmark dicetak oleh Patrick Dorgu pada menit ke-13 dan Joakim Maehle pada menit ke-36, sementara Ukraina memperkecil ketertinggalan melalui gol Viktor Tsygankov.
Pertandingan ini merupakan bagian dari FIFA Matchday. Baik Denmark maupun Ukraina dipastikan tidak lolos ke Piala Dunia 2026.
Eriksen sebelumnya pernah mengalami insiden kolaps serupa pada Euro 2020 yang digelar pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Saat itu, ia mendadak pingsan di lapangan ketika timnya bertanding melawan Finlandia. Ia sempat mendapatkan perawatan darurat di lapangan sebelum dilarikan ke rumah sakit. Meskipun sempat absen beberapa bulan, Eriksen akhirnya kembali melanjutkan karier sepak bolanya.