bytedaily - Melansir laporan dari flightglobal.com, citra terbaru pesawat angkut taktis Shaanxi Y-15/Y-30 milik Tiongkok telah beredar, memberikan gambaran lebih jelas mengenai pesawat yang memiliki kemiripan dengan Airbus Defence and Space A400M.
Pesawat bermesin empat ini secara tentatif diberi kode Y-15, namun juga dikenal dengan sebutan Y-30. Berdasarkan gambar yang beredar saat pesawat melakukan uji terbang di atas kota Xian, Y-15 kemungkinan ditenagai oleh mesin turboprop baru Aero Engine Corporation of China WJ-10. Profil nacelle mesin ini terlihat lebih kotak jika dibandingkan dengan Dongan WJ-6 yang digunakan pada Y-9.
Pesawat ini pertama kali muncul di media sosial Tiongkok pada Desember 2025. Terdapat sebuah probe panjang yang menjulur dari atas kokpit, yang diduga sebagai air data boom untuk mendukung aktivitas pengujian. Namun, mengingat fokus Tiongkok pada pengisian bahan bakar di udara, posisi ini berpotensi digunakan untuk probe pengisian bahan bakar pada pesawat produksi.
Posisi probe di bagian atas kokpit ini juga serupa dengan yang ada pada pesawat militer Tiongkok lainnya yang berukuran besar, seperti pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) KJ-500A dan Xian KJ-3000.
Perbedaan signifikan antara Y-15 dan A400M terlihat pada roda pendaratan utama. A400M memiliki enam roda pada setiap bogie pendaratan utama, sementara Y-15 hanya memiliki empat roda. Y-15 diperkirakan memiliki ukuran lebih kecil dari A400M, sehingga memungkinkan penggunaan bogie pendaratan utama empat roda yang mirip dengan Lockheed Martin C-130.
Selain gambar uji terbang yang dibagikan di media sosial, informasi mengenai jadwal pengujian dan kapan Y-15 akan memasuki layanan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat masih terbatas. Perlu dicatat bahwa gambar dari Tiongkok harus ditanggapi dengan hati-hati mengingat kemudahan manipulasi foto menggunakan kecerdasan buatan.
Meskipun Y-9 telah beroperasi sejak 2012 dan sepenuhnya operasional pada 2017, serta masih diproduksi, Tiongkok jelas mengupayakan pesawat yang lebih mumpuni melalui pengembangan Y-15.