bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Fadil Imran memulai masa pensiunnya dari Polri dengan melakukan sparring melawan pasangan ganda campuran Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu pada Kamis, 10 September, di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta.
Menurut informasi dari cnnindonesia.com, Fadil berpasangan dengan Verrell Yustin Mulia dan memegang raket dengan tangan kiri, meniru gaya pemain legendaris seperti Lin Dan. Pada pertandingan tersebut, Fadil lebih sering berada di depan net dan berhasil mencetak beberapa poin melalui netting serta menampilkan smash yang tajam meskipun usianya telah menginjak 58 tahun.
Pasangan lawan, Bagas dan Apri, mengalami kesulitan menghadapi pukulan silang yang datang dari Fadil, sehingga skor menjadi ketat. Pada salah satu game, Fadil berhasil mengungguli lawannya dengan skor 21-19.
Fadil resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai anggota Polri pada 30 Agustus 2026 dengan pangkat Komjen dan jabatan Astamaops. Ia lahir pada 14 Agustus 1968 dan harus pensiun pada usia 58 tahun karena regulasi terbaru DPR yang memperpanjang masa kerja hanya bagi anggota dengan tahun kelahiran 1969 ke atas.
Keberadaan Fadil di Pelatnas PBSI Cipayung bertujuan memantau persiapan atlet menjelang Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang, dengan kompetisi badminton dijadwalkan pada 20-29 September 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium.
Setelah tim nasional Indonesia kembali dari Istana Negara pada Rabu, 9 September, Fadil menegaskan target yang disampaikan Kemenpora, yaitu satu medali emas untuk tunggal putra dan satu emas untuk beregu putra pada ajang tersebut.