bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan sebuah aksi pengibaran bendera raksasa di Tebing Lembah Harau, Sumatra Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FPTI dalam memperingati momen kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus.
Melalui unggahan di media sosial, FPTI menyatakan bahwa pengibaran bendera raksasa ini tidak hanya sebagai perayaan HUT RI, tetapi juga sebagai penanda dimulainya persiapan untuk Harau International Festival 2026.
Festival internasional tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada 3 hingga 7 November 2026. Harau International Festival 2026 diharapkan dapat memperkenalkan potensi olahraga panjat tebing serta keindahan alam Lembah Harau kepada publik.
Di samping itu, FPTI juga tengah fokus mempersiapkan atlet-atlet muda Indonesia untuk kompetisi di tingkat internasional. Sebanyak 13 atlet muda, terdiri dari enam putra dan tujuh putri, telah dikirim untuk mengikuti World Climbing Asia Youth Championship 2026 di Guiyang, China, yang berlangsung pada 21-25 Agustus 2026.
Pelatih kepala timnas panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengonfirmasi pengiriman 13 atlet muda tersebut. Mereka akan berkompetisi dalam kategori usia U17 dan U19, meliputi tiga disiplin: speed, lead, dan boulder.
Indonesia akan berpartisipasi dalam 14 dari total 16 nomor yang dipertandingkan, termasuk nomor speed relay yang untuk pertama kalinya masuk dalam Asia Youth Championship.
Beberapa atlet yang turut serta dalam kejuaraan ini antara lain Haddan Malik Baqmuhyibar, Naura, Rerynta, Taqiyya, dan Rizky Aditya. Haddan Malik Baqmuhyibar, khususnya, baru saja meraih medali perak pada nomor speed U19 di World Climbing Youth Championship Arco 2026 di Italia, yang menjadi modal berharga bagi timnas di Guiyang. Ardana Cikal Damarwulan juga menunjukkan performa positif dengan mencapai final nomor boulder U-17 pada ajang internasional sebelumnya.