bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kejuaraan Dunia 2026 yang akan segera bergulir dipastikan tidak akan menampilkan partai puncak sesama wakil Indonesia di nomor ganda putra. Hal ini disebabkan oleh ketiga pasangan ganda putra Indonesia yang mengisi undian di blok yang sama.
Tiga pasangan ganda putra yang akan mewakili Indonesia adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi. Ketiganya berada dalam satu blok undian, sehingga tidak mungkin bertemu di babak final.
Ketiga pasangan tersebut justru akan saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju babak final. Meskipun demikian, keberadaan tiga unggulan dalam satu blok yang sama membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk menempatkan wakilnya di partai puncak.
Namun, perjalanan menuju final diprediksi tidak akan mudah. Terdapat sejumlah pasangan kuat lain di blok yang sama yang menjadi pesaing utama, termasuk Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, Liang Weikeng/Wang Chang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Beberapa pasangan tersebut berpotensi menjadi lawan berat bagi wakil Indonesia sejak babak 16 besar, dengan catatan mereka berhasil memenangkan pertandingan sebelumnya. Jika lolos ke babak 16 besar, pasangan Raymond/Joaquin kemungkinan akan berhadapan dengan Rankireddy/Shetty. Sementara itu, Sabar/Reza diprediksi akan bertemu Hoki/Kobayashi, dan Fajar/Fikri akan menghadapi Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju.
Nomor ganda putra menjadi salah satu nomor yang diharapkan dapat menyumbangkan medali bagi Indonesia, bahkan mengakhiri tren puasa gelar juara dunia. Terakhir kali Indonesia meraih gelar juara dunia di nomor ini adalah pada tahun 2019 melalui pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Pada Kejuaraan Dunia tahun lalu, capaian terbaik wakil Indonesia diraih oleh Putri Kusuma Wardani yang berhasil meraih medali perunggu.