bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, klub debutan Super League musim 2026/2027, Garudayaksa FC, optimis menargetkan untuk finis di jajaran lima besar klasemen.
CEO Garudayaksa, Reza Anugrah, menyatakan bahwa target tersebut dianggap realistis mengingat komposisi pemain dan latar belakang tim yang dimiliki. "Kami yakin karena niat kami satu, kami bukan, kami tidak ada niat mau juara di Super League ini, ini saya tegas ya, kami tidak ada niat juara, tapi kami punya niat ada di lima besar," ujar Reza pada Jumat (4/9).
Reza menambahkan bahwa Garudayaksa FC tidak hanya mewaspadai beberapa klub tertentu, melainkan akan menghadapi seluruh tim dengan upaya maksimal untuk mencapai target lima besar. Ia juga menyoroti perbedaan atmosfer antara Championship dan Super League setelah berdiskusi dengan CEO klub lain. "Nah, ini juga kalau bicara waspada, kami waspada semuanya. Saya enggak usah sebut timnyalah, semuanya saya sangat waspada," katanya saat peluncuran jersey dan sponsor tim.
Senada dengan CEO, pelatih anyar asal Serbia, Milos Joksic, menekankan bahwa semua tim di Super League memiliki kekuatan yang setara dan patut dihormati. "Saya tahu bahwa Persija dan Persib adalah tim terkuat dan paling terkenal. Beberapa tahun terakhir saya sempat menjadi kandidat pelatih di beberapa klub Indonesia," ungkap Milos. Ia menambahkan, "Semuanya bagi kami sangat besar dan kuat. Kami menghormati semua tim. Kami akan memikirkan bagaimana cara bermain melawan mereka semua."