bytedaily
Minggu, 26 Juli 2026 - 23:25 WIB

Giuliano Simeone Jadi Sasaran Kritik Publik Argentina Akibat Gol Tunggal di Final Piala Dunia 2026

Redaksi 21 Juli 2026 13 views
Giuliano Simeone Jadi Sasaran Kritik Publik Argentina Akibat Gol Tunggal di Final Piala Dunia 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pemain Timnas Argentina, Giuliano Simeone, menuai kritik tajam dari publik negaranya pasca kekalahan dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Gol tunggal Ferran Torres yang dicetak pada menit ke-106 di Stadion New York New Jersey menjadi sorotan, dan Simeone dianggap berperan dalam terciptanya gol tersebut.

Analisis di media sosial menyoroti momen saat proses gol terjadi, di mana Giuliano Simeone terlihat sedang memperbaiki kaos kakinya. Kejadian ini terjadi sebelum Ferran Torres berhasil menyambut bola hasil sundulan Nico Williams di area penalti. Dalam tayangan ulang, Simeone tampak tidak mengantisipasi bola yang masih berada di dalam lapangan setelah perebutan antara Nico Williams dan Nahuel Molina di sisi lapangan.

Bola yang tidak keluar lapangan kemudian disambar oleh Ferran Torres dan berujung gol untuk Spanyol. Bahkan setelah bola masuk ke gawang Argentina, Giuliano Simeone masih terlihat membenahi kaos kakinya.

Performa Simeone di turnamen Piala Dunia 2026 juga menjadi perhatian. Meskipun digadang-gadang sebagai pemain muda potensial, pemain berusia 23 tahun itu lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Ia hanya tampil dalam tiga dari delapan pertandingan Argentina, dengan dua di antaranya sebagai starter melawan Yordania di fase grup dan Inggris di semifinal. Pada laga final, Simeone masuk menggantikan Rodrigo de Paul di menit ke-70, namun penampilannya dinilai mengecewakan dan tidak memberikan dampak positif.

Media Spanyol, Sport, melaporkan bahwa kontribusi kecil Simeone dalam bertahan dianggap turut menyebabkan gol kemenangan Spanyol, yang memicu gelombang kritik terhadapnya. Publik Argentina dilaporkan merasa marah dan tidak mengerti alasan Simeone melakukan tindakan tersebut saat timnya dalam posisi tertekan secara ofensif oleh Spanyol.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.