bytedaily - Pada acara tahunan Google I/O yang berlangsung pada Selasa, Google mengumumkan serangkaian pembaruan untuk aplikasi Gemini. Pembaruan ini mencakup fitur "Daily Brief", antarmuka yang didesain ulang, akses ke model video AI baru bernama Gemini Omni, dan agen AI personal baru yang disebut Gemini Spark. Langkah ini menggarisbawahi upaya Google untuk mengubah aplikasi Gemini menjadi pusat AI serbaguna, bukan sekadar chatbot mandiri, demi meningkatkan daya saingnya dengan aplikasi seperti ChatGPT dan Claude.
Fitur "Daily Brief" digambarkan sebagai ringkasan personal yang dirancang untuk menjadi titik awal pengguna setiap pagi. Fitur ini mengumpulkan informasi dari kotak masuk, kalender, dan tugas-tugas terpenting pengguna, lalu mengaturnya menjadi gambaran umum yang jelas. Menurut Google, Daily Brief tidak hanya merangkum informasi, tetapi juga memprioritaskan tugas dan menyarankan langkah selanjutnya, dengan item terpenting ditampilkan di awal. Fitur ini mulai diluncurkan hari ini untuk pelanggan Google AI di Amerika Serikat.
Aplikasi Gemini kini memiliki jangkauan yang luas, dengan lebih dari 900 juta pengguna bulanan dan tersedia di lebih dari 230 negara dalam lebih dari 70 bahasa. Google menyatakan bahwa aplikasi ini dibangun kembali dari awal dengan bahasa desain baru bernama "Neural Expressive", yang menampilkan animasi cair, warna cerah, tipografi baru, dan umpan balik haptik. Respons Gemini tidak lagi disajikan sebagai teks panjang; informasi kunci akan muncul dalam format tebal di bagian atas, diikuti oleh teks tambahan, gambar, dan linimasa saat pengguna menggulir.
Sementara itu, Gemini Spark dideskripsikan sebagai agen AI personal yang beroperasi 24/7 untuk membantu pengguna mengelola kehidupan digital mereka. Spark mengubah Gemini dari sekadar asisten menjadi mitra aktif yang dapat melakukan pekerjaan atas nama pengguna. Sebagai agen berbasis cloud, Spark terus bekerja di latar belakang bahkan saat ponsel terkunci. Dengan Gemini Spark, pengguna dapat membuat alur kerja kustom mereka sendiri. Spark saat ini masih dalam tahap pengujian dan diharapkan tersedia untuk pelanggan Google AI Ultra minggu depan.
Model video AI baru Google, Gemini Omni, menggabungkan Gemini dengan model media generatif Google untuk menghasilkan konten yang didasarkan pada pengetahuan. Pengguna dapat memberikan perintah sederhana seperti "claymation explainer of protein folding". Model ini memungkinkan pengunggahan audio, gambar, dan video untuk menghasilkan video berkualitas tinggi yang konsisten. Dengan penambahan model pembuatan video seperti Gemini Omni, Google memperketat persaingan di antara platform AI utama dalam perlombaan untuk memimpin generasi konten multimodal. Model ini akan diluncurkan di Google Flow dan YouTube Shorts untuk pelanggan Google AI, menandakan dorongan Google yang lebih luas ke dalam pembuatan konten multimodal dan alat video bertenaga AI.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.