bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Hakim Danish Ungkap Patah Setang Jadi Penyebab Gagal Finis di Moto3 Inggris

Redaksi 10 Agustus 2026 5 views
Hakim Danish Ungkap Patah Setang Jadi Penyebab Gagal Finis di Moto3 Inggris
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pembalap MSi asal Malaysia, Hakim Danish, membeberkan alasan di balik kegagalannya menyelesaikan balapan Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone pada akhir pekan lalu. Hakim Danish, yang memulai balapan dari posisi kesembilan, harus mengakhiri perlombaan lebih dini akibat insiden kecelakaan pada lap keenam.

Meskipun tidak berhasil meraih poin dalam seri tersebut, pembalap yang berasal dari Terengganu ini mengungkapkan rasa syukurnya karena terhindar dari cedera. "Syukurlah, saya tidak mengalami cedera dalam balapan tersebut. Saya merasa sangat nyaman dengan motor saya dan cukup percaya diri berada di kelompok depan," ujar Hakim Danish, seperti dikutip dari Bharian.

Lebih lanjut, Hakim Danish menjelaskan bahwa insiden yang dialaminya terjadi saat ia berupaya menghindari kecelakaan pembalap lain. Ia mengaku sempat tertinggal di awal balapan, namun berhasil mengejar hingga masuk ke rombongan terdepan. "Saya mencoba menghindari pembalap lain yang jatuh dan berusaha melaju lurus untuk menghindari kecelakaan itu. Jadi, saat tiba di tikungan, saya pun terjatuh," tuturnya.

Setelah terjatuh, pembalap berusia 19 tahun itu berupaya untuk melanjutkan balapan. Namun, nasib berkata lain ketika setang motornya dilaporkan patah, yang membuatnya tidak dapat melanjutkan perlombaan. "Saya mencoba kembali membalap, tetapi motor tidak bisa digunakan untuk melanjutkan balapan karena setang saya patah," ungkap Hakim.

Akibat gagal mengumpulkan poin di Moto3 Inggris 2026, posisi Hakim Danish dalam klasemen sementara Moto3 2026 mengalami penurunan satu peringkat, kini menempati posisi kedelapan dengan total 86 poin.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.