bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Hyundai Hillstate tetap dipandang sebagai tim kuat untuk Liga Voli Korea 2026/2027 meski tersingkir lebih awal dari KOVO Cup 2026. Hillstate menempati posisi terakhir Grup B setelah kalah dua kali tanpa merebut satu set pun.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Hillstate, yang selama ini dikenal konsisten di Liga Voli Korea. Kekalahan itu terjadi setelah tim diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi, pencetak poin bagi Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Hillstate menjadi perhatian menjelang musim 2026/2027 karena mengalami perombakan besar. Tim asuhan Kang Sung Hyung sebelumnya dikenal memiliki kekuatan di posisi middle blocker serta penyerang sayap yang tampil baik.
Namun, Lee Da Hyeon hengkang pada musim 2025/2026, lalu Yang Hyo Jin memutuskan pensiun. Dengan demikian, Kim Hee Jin menjadi satu-satunya middle blocker yang disebut tersisa di depan net. Kang Sung Hyung perlu mencari solusi untuk posisi tersebut sebelum liga dimulai pada akhir Oktober.
Kekuatan lini serang Hillstate juga masih menanti pembuktian melalui kombinasi Megawati dan Jordan Wilson. Megawati, yang dijuluki Megatron, mencetak 14 poin dengan akurasi serangan 35 persen saat menjalani debut melawan Hi Pass. Pada pertandingan berikutnya menghadapi GS Caltex, ia mengumpulkan 15 poin dengan efektivitas serangan 50 persen.
Catatan tersebut menunjukkan serangan Megawati masih tajam. Ia dinilai membutuhkan waktu untuk membangun kecocokan lebih baik dengan para setter Hillstate, terutama Kim Da In. Kim Da In belum banyak berlatih bersama tim setelah musim lalu karena kesibukannya bersama tim nasional voli putri Korea Selatan.
Megawati, Wilson, dan Da In diharapkan dapat memanfaatkan waktu hingga 31 Oktober untuk memperkuat ketajaman serangan Hillstate sebelum Liga Voli Korea dimulai.