bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Honor Luncurkan Robot Phone dengan Kamera Robotik yang Bisa Bergerak Otomatis

Redaksi 13 Agustus 2026 8 views
Honor Luncurkan Robot Phone dengan Kamera Robotik yang Bisa Bergerak Otomatis
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Honor secara resmi telah memperkenalkan perangkat terbarunya yang diberi nama Robot Phone. Ponsel pintar ini dibekali dengan teknologi kamera robotik yang sebelumnya telah diperkenalkan di ajang Mobile World Congress pada Maret 2026.

Robot Phone memiliki fitur gimbal mekanis tiga sumbu yang mampu bergerak ke empat arah. Kemampuan ini tidak hanya berfungsi untuk menstabilkan rekaman video, tetapi juga memungkinkan interaksi unik melalui gerakan kamera yang bisa mengangguk dan memiringkan.

Menurut informasi dari South China Morning Post pada Kamis (13/8), fitur gerakan kamera ini dapat diaktifkan hanya dengan menggunakan gestur tangan. Saat diaktifkan, kamera gimbal akan keluar dan membentang dari sisi belakang ponsel.

Selain kemampuan kecerdasan buatan (AI agentic) standar yang dapat menjalankan berbagai tugas antar aplikasi, Robot Phone memanfaatkan embodied AI untuk meningkatkan kualitas perekaman video secara fisik. Kamera gimbal ini dirancang untuk dapat menyesuaikan posisi secara otomatis, menggeser dan memiringkan, guna memastikan pengguna tetap berada di tengah bingkai saat melakukan panggilan video atau siaran langsung.

Untuk pengembangan teknologi pencitraan pada perangkat ini, Honor menjalin kerja sama dengan Arri, produsen kamera sinema terkemuka asal Jerman.

Ponsel ini dijadwalkan mulai tersedia di pasar China pada Selasa (18/8) dengan harga 9.999 yuan, yang setara dengan sekitar Rp26,5 juta.

Peluncuran inovatif ini dilakukan Honor di tengah tantangan yang dihadapi industri perangkat keras, termasuk persaingan ketat dalam integrasi fitur AI, kenaikan harga memori, kelangkaan komponen, serta proyeksi penurunan pengiriman ponsel pintar global sebesar 14 persen tahun ini menurut riset IDC.

Langkah ini juga sejalan dengan rencana besar Honor yang berbasis di Shenzhen untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di China. Sejalan dengan komitmennya pada tahun 2025 untuk menginvestasikan US$10 miliar selama lima tahun dalam transformasi AI, Honor berupaya untuk bertransformasi dari sekadar produsen ponsel pintar tradisional menjadi bagian dari ekosistem perangkat AI yang lebih luas.

Perusahaan ini juga semakin memperkuat identitasnya dengan dunia robotika. Pada awal tahun ini, Honor telah memamerkan robot humanoid pertamanya yang berhasil meraih medali emas dalam ajang setengah maraton robot humanoid di Beijing pada April lalu.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.