bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 11:10 WIB

Hujan Meteor Bootids Akan Terlihat di Langit Indonesia Malam Ini

Redaksi 27 Juni 2026 13 views
Hujan Meteor Bootids Akan Terlihat di Langit Indonesia Malam Ini
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, fenomena hujan meteor Bootids diperkirakan akan menghiasi langit malam Indonesia pada Sabtu (27/6) sejak matahari terbenam.

Hujan meteor terjadi ketika Bumi melintasi kumpulan debu peninggalan komet yang kemudian terbakar saat memasuki atmosfer, sehingga tampak seperti bintang jatuh dalam jumlah banyak.

Penamaan Bootids berasal dari rasi bintang Bootes di langit utara yang menjadi titik pancar fenomena ini. Hujan meteor ini merupakan jejak debu dan es dari komet Pons-Winnecke.

Pengamatan hujan meteor Bootids dapat dilakukan menggunakan mata telanjang tanpa alat bantu khusus. Disarankan untuk mengarahkan pandangan ke langit utara setelah waktu Magrib.

Menurut Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, hujan meteor adalah fenomena tahunan yang menandakan Bumi telah beberapa kali melewati gugusan debu sisa komet dalam perjalanannya mengelilingi Matahari. Informasi ini dikutip dari akun Instagram BRIN pada Sabtu (27/6).

Intensitas hujan meteor Bootids sulit diprediksi karena kerapatan debu di jalur komet tidak merata, sehingga jumlah meteor per jam bisa bervariasi, mulai dari beberapa hingga puluhan.

Dalam catatan sebelumnya, hujan meteor Bootids pernah mencapai sekitar 100 meteor per jam pada tahun 1998, dan sekitar 20-50 meteor per jam pada tahun 2004.

Para astronom memperkirakan meteor Bootids akan memasuki atmosfer dengan kecepatan yang relatif lambat, sehingga mungkin akan terlihat sebagai jejak panjang yang bergerak perlahan, bukan kilatan cepat. Rekomendasi ini dikutip dari Weather.

Untuk mendapatkan pengalaman pengamatan yang optimal, disarankan memilih lokasi pengamatan yang terbuka dan minim polusi cahaya perkotaan, serta memiliki area pandang yang luas untuk menangkap lebih banyak meteor yang melintas.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.