bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, I.League selaku operator Super League 2026/2027 menyatakan suporter yang melakukan pelanggaran serius berulang kali dapat dijatuhi larangan menonton seumur hidup. Pernyataan ini disampaikan menyusul kerusuhan dalam pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium.
CEO I.League Ferry Paulus mengatakan sanksi Komdis dapat ditingkatkan apabila pelanggaran serupa kembali terjadi. Hukuman lebih berat, termasuk larangan seumur hidup, dapat diberikan kepada individu maupun kelompok suporter yang terindikasi melakukan pelanggaran berulang.
Sebelumnya, I.League menjatuhkan hukuman larangan menonton hingga pertengahan musim kepada suporter Persija. Sanksi itu diberikan setelah terjadi keributan saat Persija bertandang ke markas Persita.
Dalam video yang beredar di media sosial, kericuhan disebut berawal dari pencopotan spanduk The Jakmania oleh sejumlah suporter tak dikenal pada babak pertama. Aksi tersebut memicu reaksi dari Jakmania dan berujung pada keributan di tribune. Pertandingan sempat ditunda pada babak kedua, sebelum dilanjutkan dan berakhir dengan kemenangan Persita 3-2.
Persija juga dikenai denda total Rp90 juta. Rinciannya, Rp30 juta atas insiden kericuhan suporter dan Rp60 juta karena penyalaan petasan serta flare di tribune stadion. Klub itu turut mendapat larangan bagi suporternya untuk menonton enam laga tandang berikutnya.