bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Indonesia kembali gagal meraih gelar juara di kandang sendiri pada ajang Indonesia Open 2026, melanjutkan tren puasa gelar yang telah berlangsung selama lima tahun berturut-turut sejak 2022.
Pada edisi 2026, asa masyarakat bulu tangkis Indonesia sempat membumbung tinggi ketika dua wakil berhasil menembus partai final, yaitu tunggal putra Jonatan Christie dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Namun, kedua pasangan tersebut harus mengubur mimpi untuk membawa pulang gelar.
Jonatan Christie harus mengakui keunggulan lawannya, Victor Axelsen, dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21. Meskipun sempat memberikan perlawanan sengit di gim pertama, Jonatan tidak mampu membendung laju lawannya di gim kedua.
Sementara itu, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga sempat menunjukkan performa menjanjikan. Mereka berhasil memenangkan gim pertama dengan skor 21-13. Memasuki gim kedua, Leo/Daniel sempat unggul jauh dengan 14-8.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, berhasil bangkit dan membalikkan keadaan untuk memenangkan gim kedua dengan skor 21-18. Momentum kemenangan tersebut berlanjut ke gim penentuan, di mana Goh/Nur tampil dominan dan mengakhiri perlawanan Leo/Daniel dengan skor 21-10.
Kegagalan di Indonesia Open 2026 ini menambah catatan kelam bagi tuan rumah. Terakhir kali Indonesia berhasil meraih gelar di turnamen level BWF Super 1000 ini adalah pada tahun 2021 melalui pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.