bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Indonesia Pasang Target Minimal Empat Emas di Asian Games 2026

Redaksi 06 September 2026 9 views
Indonesia Pasang Target Minimal Empat Emas di Asian Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Indonesia menaruh optimisme tinggi menjelang perhelatan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan akan dimulai dalam 13 hari ke depan. Pesta olahraga akbar ini akan resmi dibuka pada 4 September dan berakhir pada 4 Oktober, dengan para atlet Indonesia kini tengah fokus pada persiapan akhir untuk meraih hasil terbaik.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC) mengonfirmasi bahwa kontingen Merah Putih akan diperkuat oleh 432 atlet yang tersebar di 35 cabang olahraga. Mereka akan didukung oleh 148 pelatih dan 32 orang pendamping.

Target resmi yang dibidik oleh Indonesia adalah meraih minimal empat medali emas. Cabang olahraga yang diprediksi menjadi lumbung emas antara lain angkat besi, bulutangkis, dan panjat tebing. Namun, potensi untuk melampaui target ini terbuka lebar, mengingat pada Asian Games edisi sebelumnya, Indonesia berhasil mengumpulkan tujuh medali emas dan menempati peringkat ke-13.

Penetapan target empat emas ini disebut memotivasi para atlet untuk tampil lebih maksimal dan membuktikan kemampuan mereka dalam situasi terkini. Sebagian besar atlet telah memasuki fase persiapan akhir yang dimulai pekan depan, bahkan beberapa cabang olahraga seperti angkat besi telah memutuskan untuk berangkat lebih awal ke Jepang demi memaksimalkan adaptasi dan performa.

Ketua NOC, Raja Sapta Oktohari, menyatakan keyakinannya bahwa atlet-atlet Indonesia mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Ia menyoroti semangat juang tinggi yang dimiliki para atlet sebagai modal utama untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. "Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia," ujar Okto.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.