bytedaily
Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Indonesia Tempati Posisi Kesembilan Klasemen Medali Asian Para Games 2026

Redaksi 20 Oktober 2026 1 views
Indonesia Tempati Posisi Kesembilan Klasemen Medali Asian Para Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Indonesia berada di urutan kesembilan klasemen medali Asian Para Games 2026 hingga Senin (19/10) pukul 22.45 WIB. Kontingen Merah Putih telah mengumpulkan 10 medali.

Maulana Rifky Yafianda menyumbangkan emas pertama Indonesia melalui nomor 100 meter gaya bebas putra S12 pada cabang para renang. Junaidi meraih perak dari para judo kelas 70 kilogram putra klasifikasi J1 setelah kalah dari judoka China, Shiwen Zhu.

Medali perunggu Indonesia berasal dari cabang para balap sepeda, para angkat berat, para tenis meja, para atletik, para judo, dan para renang. Dengan raihan satu emas, satu perak, dan delapan perunggu, Indonesia berada di atas Malaysia di posisi ke-12 serta Filipina di urutan ke-13.

Chef de Mission kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menyampaikan apresiasi kepada para atlet atas perjuangan mereka. Ia berharap kontingen Indonesia dapat meraih lebih banyak emas pada Selasa, mengingat sejumlah cabang unggulan baru mulai bertanding.

Thailand menempati posisi kedelapan dengan 12 medali, terdiri atas satu emas, tujuh perak, dan empat perunggu. China memimpin klasemen dengan 62 medali: 26 emas, 20 perak, dan 16 perunggu. Jepang berada di posisi kedua, Uzbekistan ketiga, India keempat, dan Kazakhstan kelima.

Berikut klasemen medali yang tercantum dalam laporan: China 26 emas, 20 perak, 16 perunggu; Jepang 8, 6, 13; Uzbekistan 6, 10, 7; India 4, 5, 2; Kazakhstan 3, 5, 6; Korea Selatan 3, 3, 5; Iran 3, 3, 2; Thailand 1, 7, 4; Indonesia 1, 1, 8; Mongolia 1, 1, 1; Arab Saudi 1, 0, 1; Malaysia 1, 0, 1; Filipina 1, 0, 1; Irak 1, 0, 0; dan Yordania 1, 0, 0.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.