bytedaily - Melansir laporan dari washingtonpost.com, lonjakan investasi besar-besaran yang dilakukan perusahaan teknologi pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur komputasi yang menunjangnya, diduga turut mendorong kenaikan harga di Amerika Serikat. Fenomena ini, yang melibatkan pengeluaran ratusan miliar dolar, diperkirakan berdampak pada inflasi secara umum.
Menurut beberapa pejabat Federal Reserve dan analisis dari Wall Street, pengeluaran masif untuk AI ini berpotensi memicu kenaikan harga berbagai barang dan jasa. Kenaikan harga yang dirasakan konsumen diperparah oleh berbagai faktor lain, termasuk situasi geopolitik yang memengaruhi harga komoditas energi.
Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media washingtonpost.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.