bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, juara MMA kelas ringan, Islam Makhachev, mengutarakan keinginannya untuk menghadapi Conor McGregor dalam sebuah pertandingan tinju, bukan di arena mixed martial arts (MMA).
Wacana pertarungan tinju ini mencuat setelah Makhachev mengungkapkan percakapannya dengan Turki Alalshikh, salah satu pendiri promotor Zuffa Boxing. Menurut Makhachev, Alalshikh sempat menghubungi McGregor untuk menanyakan kesediaannya bertarung tinju.
"Pertarungan kami masih mungkin terjadi. Saya punya cerita baru untuk diceritakan bersamanya. Saya pergi ke acara tinju, dan saya bersama Turki Alalshikh. Dia menelepon Conor dan bertanya apakah dia ingin bertinju dengan saya," ungkap Makhachev kepada UFC Eurasia, seperti dikutip dari Sportbible.
Makhachev menambahkan bahwa ia sempat meminta Alalshikh untuk menanyakannya kepada Dana White yang kebetulan berada di dekat mereka. Namun, menurut Makhachev, Dana White hanya tertawa dan tidak merespons secara verbal.
Meskipun mengakui bahwa dirinya bukanlah petinju profesional, Makhachev menyatakan keyakinannya dapat menghadapi petarung MMA lainnya dalam duel tinju. "Saya bukan petinju kelas tinggi, namun saya dapat menangani diri saya sendiri kalau bertemu dengan petarung [MMA] lainnya," jelasnya.
Perlu dicatat bahwa Makhachev belum memiliki rekam jejak di dunia tinju profesional. Sementara itu, Conor McGregor pernah menjalani debut tinju profesional melawan Floyd Mayweather pada tahun 2017, di mana ia berhasil bertahan selama 10 ronde.