bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Taiwan Uji Coba Pembatasan Internet dalam Latihan Perang Antisipasi Serangan China

Redaksi 13 Agustus 2026 11 views
Taiwan Uji Coba Pembatasan Internet dalam Latihan Perang Antisipasi Serangan China
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Taiwan secara sengaja melakukan pembatasan kecepatan internet seluler di sebagian wilayah tengah negara itu pada Senin (10/8) sebagai bagian dari latihan perang tahunan. Langkah ini bertujuan untuk mensimulasikan potensi gangguan komunikasi yang dapat terjadi akibat serangan dari China atau bencana alam.

Simulasi pembatasan internet atau *throttling* ini difokuskan di Taichung, kota besar di bagian tengah Taiwan. Selama latihan berlangsung, hanya layanan telepon seluler dasar yang berfungsi. Namun, layanan penting lainnya seperti ATM, lampu lalu lintas, telepon rumah, dan internet tetap beroperasi normal.

Bersamaan dengan simulasi tersebut, sirene serangan udara dibunyikan di Taichung dan warga diimbau untuk mengosongkan jalan mulai pukul 14.30 waktu setempat. Pemerintah juga mengirimkan pesan teks dalam bahasa China dan Inggris kepada pengguna ponsel untuk menginformasikan mengenai simulasi serangan udara terhadap infrastruktur komunikasi.

Pemerintah Taiwan sebelumnya telah mengumumkan rencana latihan ini secara luas, termasuk melalui media sosial. Beberapa warga yang ditemui di Stasiun Taichung mengaku telah mengetahui mengenai latihan tersebut. Seorang warga bernama Lin Hong-chun menyatakan bahwa latihan semacam ini penting untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi situasi yang mungkin terjadi, serupa dengan dampak gangguan internet dalam konflik Rusia-Ukraina.

Meskipun sebagian besar warga mendukung latihan tersebut, ada pula yang menyampaikan keluhan mengenai dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari. Latihan serupa juga dijadwalkan akan digelar kembali pada Kamis (13/8) di wilayah utara Taiwan, termasuk ibu kota Taipei.

Simulasi gangguan internet ini merupakan bagian dari rangkaian latihan perang tahunan Taiwan yang juga mencakup latihan serangan udara dan simulasi menghadapi pendaratan pasukan China di Kepulauan Penghu. Latihan yang berlangsung selama 10 hari ini menguji berbagai skenario potensial jika China berupaya mengambil alih Taiwan melalui kekuatan militer.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.