bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:17 WIB

Jeep Sebut Wrangler Sebagai SUV, Namun Banyak yang Tak Sepakat

Redaksi 22 Mei 2026 11 views
Jeep Sebut Wrangler Sebagai SUV, Namun Banyak yang Tak Sepakat
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Jeep secara resmi memasarkan Wrangler sebagai SUV. Namun, perdebatan mengenai klasifikasi kendaraan ikonik ini terus bergulir, terutama di kalangan pengguna di platform daring seperti Facebook dan Reddit. Banyak yang menyebutnya sebagai truk, SUV, atau sekadar "Jeep", menunjukkan identitas kuat yang melekat pada kendaraan tersebut.

Secara umum, SUV (Sport Utility Vehicle) didefinisikan sebagai kendaraan yang lapang, berbentuk kotak, memiliki posisi duduk tinggi, serta kapabilitas off-road dan towing yang memadai. Wrangler memenuhi sebagian besar kriteria tersebut. Namun, beberapa komentar, termasuk dari forum Wrangler, hanya mengizinkan Wrangler empat pintu untuk menyandang gelar SUV.

Klasifikasi menjadi lebih kompleks ketika National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengkategorikan kendaraan mirip Jeep, seperti Bronco dan Wrangler, sebagai kendaraan penumpang serbaguna tipe bodi terbuka (open-body-type multipurpose passenger vehicles). Menurut regulasi federal, kendaraan dengan atap yang dapat dilepas atau tidak memiliki atap, dibangun di atas sasis truk (body-on-frame) atau dilengkapi perangkat keras off-road, serta mampu menampung hingga 10 penumpang, dapat diklasifikasikan sebagai kendaraan serbaguna bodi terbuka (MPV). Dengan demikian, secara teknis Wrangler dapat dianggap sebagai MPV.

Lebih lanjut, penelusuran terhadap regulasi federal juga menunjukkan bahwa Jeep Wrangler dapat masuk dalam kategori truk ringan (light truck). Kategori ini mencakup kendaraan berpenggerak empat roda atau memiliki gross vehicle weight rating (GVWR) lebih dari 6.000 pon, serta memenuhi empat dari lima persyaratan clearance, termasuk sudut pendekatan, keberangkatan, dan breakover. Meskipun sebagian besar model Wrangler terbaru memiliki bobot di bawah 6.000 pon, beberapa varian seperti Moab 392 memiliki GVWR 6.400 pon, sehingga klasifikasi sebagai truk ringan bukanlah hal yang keliru.

Kebingungan klasifikasi ini juga terlihat pada tingkat negara bagian di Amerika Serikat. Beberapa negara bagian mendaftarkan Wrangler sebagai station wagon atau truk, sementara yang lain mengklasifikasikannya sebagai SUV atau kendaraan serbaguna. Contohnya, pemilik di Michigan melaporkan pendaftaran sebagai wagon, sementara di Kentucky dan Colorado sebagai truk. Sebaliknya, North Carolina menganggapnya sebagai kendaraan serbaguna, dan Massachusetts sebagai SUV.

NHTSA sendiri menyatakan bahwa tanggung jawab utama klasifikasi kendaraan berada pada pabrikan. Namun, badan tersebut dapat memberikan klasifikasi tentatif berdasarkan pemahaman mereka dalam konteks standar keselamatan federal. Berdasarkan logika ini, jika Jeep menyatakan Wrangler sebagai SUV, maka klasifikasi tersebut dianggap sah. Terlepas dari perdebatan klasifikasi, Wrangler tetap diakui sebagai kendaraan yang tangguh dan memiliki daya tahan nilai jual kembali yang baik, serta memiliki penggemar dan kritikusnya sendiri.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.