bytedaily
Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:25 WIB

João Cancelo dan Hansi Flick Dukung Lamine Yamal Sebagai Kandidat Utama Ballon d'Or 2026

Redaksi 12 September 2026 8 views
João Cancelo dan Hansi Flick Dukung Lamine Yamal Sebagai Kandidat Utama Ballon d'Or 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pemain Barcelona, João Cancelo, menilai rekan setimnya, Lamine Yamal, sebagai satu‑satunya pemain yang layak meraih Ballon d'Or 2026. Cancelo menyatakan bahwa kualitas luar biasa yang ditunjukkan Yamal bersama Barcelona dan timnas Spanyol menjadikannya kandidat utama penghargaan individu bergengsi tersebut.

Menurut Cancelo, pencapaian Yamal yang berusia 19 tahun sudah mencakup sejumlah trofi penting, termasuk kemenangan di kompetisi internasional seperti Piala Dunia dan Euro, serta keberhasilan bersama Barcelona pada musim ini. "Di usia 19 tahun, dia sudah meraih begitu banyak trofi, seperti Piala Dunia, Euro, serta semua trofi bersama Barcelona dan penampilannya musim ini sungguh luar biasa," tegasnya.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga menyatakan dukungannya kepada Yamal. Flick menilai pemain muda asal Spanyol memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki pemain lain, menambahkan, "Dia pantas memenangkan Ballon d'Or. Dalam setiap pertandingan terlihat jelas bahwa dia istimewa. Tak ada yang bisa menandinginya."

Sementara itu, Yamal sendiri menghindari membahas peluangnya untuk mendapatkan penghargaan tersebut, menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan juri. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas kontribusi yang diberikan kepada Barcelona dan timnas Spanyol, termasuk membantu Barcelona meraih gelar liga serta berperan dalam kemenangan Spanyol di Piala Dunia.

Yamal sebelumnya menjadi runner‑up Ballon d'Or pada tahun 2025 setelah menempati posisi kedelapan pada tahun 2024.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.