bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kekalahan Belanda dari Maroko di Piala Dunia 2026 menciptakan rekor unik bagi keluarga Kluivert. Justin Kluivert kini menyusul jejak ayahnya, Patrick Kluivert, sebagai ayah dan anak yang merasakan tersingkir dari ajang Piala Dunia melalui drama adu penalti.
Belanda harus mengakhiri perjalanannya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Maroko dengan skor 3-2 dalam adu tendangan penalti. Insiden ini terjadi di Stadion Monterrey.
Patrick Kluivert, yang pernah membela tim nasional Belanda, lebih dulu mengalami kekalahan serupa di semifinal Piala Dunia 1998. Saat itu, Belanda takluk dari Brasil melalui adu penalti (4-2) setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu di Stadion Velodrome, Marseille.
Dua dekade lebih kemudian, Justin Kluivert mengalami nasib yang sama. Timnas Belanda yang diperkuatnya gagal melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Maroko dalam adu penalti di babak 16 besar.
Sebelum keluarga Kluivert, rekor unik ini juga pernah dicatatkan oleh keluarga Thuram di tim nasional Prancis. Lilian Thuram dan putranya, Marcus Thuram, sama-sama merasakan kekalahan melalui adu penalti di partai final Piala Dunia. Lilian Thuram kalah dari Italia di final Piala Dunia 2006, sementara Marcus Thuram takluk dari Argentina di final Piala Dunia 2022.