bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 01:40 WIB

Kemenko PM Buka Akses Pekerja Indonesia ke Pasar Kerja Jepang dan Jerman

Redaksi 23 Juni 2026 11 views
Kemenko PM Buka Akses Pekerja Indonesia ke Pasar Kerja Jepang dan Jerman
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) akan menyelenggarakan Global Talent Day dan Kebumen Job Fair & PMI Expo 2026 pada 24-26 Juni 2026 di Kebumen, Jawa Tengah. Acara ini dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi talenta Indonesia agar dapat bekerja di luar negeri melalui jalur yang legal, aman, dan sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan.

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Pendopo Kabumian dan Aula Setda Kabupaten Kebumen ini ditujukan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI), siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mahasiswa, serta masyarakat umum yang berambisi meniti karier di pasar kerja global. Selama tiga hari penyelenggaraan, para peserta akan mendapatkan berbagai informasi penting, mengikuti pelatihan, dan berinteraksi langsung dengan lembaga-lembaga yang bergerak dalam penempatan kerja.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, tetapi juga sangat menekankan pentingnya pembekalan keterampilan dan jaminan perlindungan bagi para pekerja. "Kita tidak sekadar memberangkatkan orang. Kita menyiapkan supaya mereka berangkat dengan terampil, terlindungi, dan tidak perlu khawatir. Peluangnya besar, dan tugas kami sebagai penyelenggara negara memastikan jalurnya resmi dan aman," jelas Leontinus dalam keterangan tertulisnya.

Leontinus menambahkan bahwa permintaan tenaga kerja dari negara-negara yang menghadapi tantangan populasi menua, seperti Jepang dan Jerman, terus meningkat. Berbagai sektor menawarkan peluang, termasuk manufaktur, perawatan lansia, perhotelan, dan pertanian. Namun, ia juga menyoroti bahwa masih ada peluang yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan praktik penempatan pekerja yang tidak sesuai prosedur masih terjadi. Oleh karena itu, edukasi mengenai migrasi yang aman dan akses terhadap jalur resmi menjadi krusial.

Ia berharap model pelaksanaan acara di Kebumen ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia. "Kami berharap apa yang kami kerjakan di Kebumen dapat direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya, sehingga semakin mengurangi potensi pekerja migran yang tertipu jalur non-prosedural dan ilegal," ungkap Leontinus.

Dalam rangkaian acara tersebut, peserta akan berpartisipasi dalam berbagai lokakarya yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), perwakilan kedutaan negara tujuan, International Organization for Migration (IOM) Indonesia, dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, akan ada kelas bahasa Jepang, Korea, dan Jerman, serta sesi pencarian kerja dan perjodohan (job canvassing dan matchmaking) yang mempertemukan calon pekerja migran dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), lembaga pelatihan kerja, dan pusat uji kompetensi.

Program ini juga mendukung inisiatif SMK Go Global yang bertujuan membuka lebih banyak kesempatan kerja internasional bagi lulusan pendidikan vokasi. Kebumen dipilih sebagai lokasi karena merupakan salah satu daerah dengan jumlah pekerja migran yang signifikan di Jawa Tengah. Data dari Statistik Layanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia dari KP2MI menunjukkan bahwa penempatan PMI asal Jawa Tengah mencapai 1.229.258 orang, dengan 46.751 orang berasal dari Kebumen.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.