bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:21 WIB

Layanan Perbankan Online Lloyds, Halifax, dan Bank of Scotland Pulih Setelah Gangguan

Redaksi 04 Juni 2026 13 views
Layanan Perbankan Online Lloyds, Halifax, dan Bank of Scotland Pulih Setelah Gangguan
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, layanan perbankan online milik Lloyds Banking Group telah kembali normal setelah ribuan pelanggan mengalami kendala dalam mengaksesnya. Juru bicara raksasa perbankan tersebut menyatakan pada Rabu sore bahwa "Semua layanan kami sudah kembali beroperasi."

Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyarankan pelanggan yang masih mengalami masalah untuk mencoba kembali setelah beberapa menit.

Lloyds Banking Group mengklaim sebagai penyedia layanan perbankan ritel dan komersial terbesar di Inggris, dengan 26 juta pelanggan yang mencakup Lloyds Bank, Halifax, dan Bank of Scotland.

Menurut Downdetector, sebuah pelacak gangguan online, pengguna mulai melaporkan masalah pada sekitar pukul 11:15 BST. Ribuan orang melaporkan kendala di ketiga bank yang berada di bawah naungan grup tersebut.

Sebelumnya pada hari Rabu, juru bicara bank menyatakan, "Kami menyadari beberapa pelanggan mengalami masalah dengan aplikasi dan perbankan online kami. Kami sangat menyesal atas hal ini, dan kami bekerja keras untuk memperbaikinya."

Menanggapi keluhan pelanggan yang tidak dapat mengakses akunnya, Halifax melalui platform X (sebelumnya Twitter) memposting, "Beberapa pelanggan mengalami masalah dengan akses Aplikasi Seluler kami saat ini. Mohon bersabar selagi kami memperbaikinya."

Seorang pelanggan Lloyds di media sosial menceritakan bahwa bank tersebut mengalami gangguan saat ia hendak mengirim uang. Pelanggan lain menyebutkan bahwa ia tidak dapat mengakses perbankan online baik melalui aplikasi maupun situs web.

Dalam pesan yang ditampilkan di aplikasi Lloyds, bank tersebut menginformasikan, "Maaf, kami mengalami beberapa masalah teknis. Mencoba masuk kembali mungkin dapat memperbaiki masalah ini, namun jika tidak membantu, silakan coba lagi nanti." Pesan tersebut juga menunjukkan kode kesalahan 503, yang menandakan server tidak siap menangani permintaan.

Kejadian ini terjadi setelah pada bulan Maret lalu, hampir setengah juta pelanggan Lloyds Banking Group mengalami insiden IT yang menyebabkan sebagian transaksi orang lain terlihat atau data pribadi mereka dibagikan.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.