bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 12:19 WIB

Memahami Batas Usia Ponsel Android: Produksi hingga Dukungan Pembaruan

Redaksi 27 Juni 2026 14 views
Memahami Batas Usia Ponsel Android: Produksi hingga Dukungan Pembaruan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, usia sebuah ponsel Android tidak hanya diukur dari kapan perangkat itu dibeli atau mulai digunakan. Secara teknis, umur ponsel Android mencakup dua aspek penting: tanggal produksi atau rilis, serta periode dukungan resmi yang diberikan oleh produsen.

Setiap ponsel Android memiliki batas usia pakai, atau semacam 'tanggal kedaluwarsa', yang menentukan seberapa lama perangkat tersebut akan menerima pembaruan. Pembaruan ini penting untuk menjaga kenyamanan penggunaan sehari-hari. Kondisi ini dikenal sebagai 'end of life', namun banyak pengguna tidak menyadari kapan masa tersebut akan tiba untuk ponsel mereka.

Setelah melewati batas usia dukungan, ponsel tidak serta-merta berhenti berfungsi. Namun, perangkat menjadi lebih rentan terhadap serangan siber dan malware karena tidak lagi menerima perlindungan keamanan secara rutin.

Setiap produsen memiliki kebijakan dukungan yang berbeda. Ponsel kelas atas seperti Samsung Galaxy seri S atau Google Pixel terbaru, misalnya, dapat menerima pembaruan sistem dan keamanan hingga tujuh tahun. Sementara itu, model kelas menengah dari merek seperti Xiaomi dan Motorola umumnya hanya mendapatkan dukungan selama tiga tahun sejak perangkat tersebut dirilis.

Pembaruan pada ponsel Android umumnya terbagi menjadi dua jenis. Pertama adalah pembaruan versi Android yang dirilis setiap tahun oleh Google, yang membawa fitur baru, peningkatan, dan perubahan pada sistem operasi. Jika pembaruan ini terhenti, beberapa aplikasi versi terbaru mungkin tidak dapat berjalan pada perangkat yang lebih lama.

Kedua adalah pembaruan keamanan yang dirilis secara berkala sepanjang tahun. Pembaruan ini berfungsi untuk memperbaiki celah keamanan, mengatasi bug, dan melindungi perangkat dari potensi ancaman. Tanpa pembaruan ini, ponsel akan semakin rentan seiring waktu, meskipun terlihat berfungsi normal.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak produsen ponsel Android, termasuk Samsung dan Google, telah memperpanjang masa dukungan untuk perangkat mereka. Namun, tidak semua perangkat lama mendapatkan tingkat dukungan yang sama.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.