bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, striker Timnas Indonesia Mitchell Baker berpeluang tampil di MLS setelah masuk dalam MLS SuperDraft 2026.
Pemain berusia 19 tahun itu menempati urutan ke-10 dalam daftar yang dirilis pada 15 Desember 2025. Colorado Springs memilih Baker bersama lima pemain lainnya sebagai kandidat untuk tim utama.
Sesuai regulasi, pemain yang masuk MLS SuperDraft 2026 berhak bergabung dengan klub yang memilihnya hingga 31 Desember 2027. Dengan demikian, Baker masih berpeluang memperkuat Colorado Springs pada MLS 2027.
Untuk MLS 2026, Baker memilih bertahan bersama Georgetown Hoyas. Keputusan itu memberinya kesempatan bermain secara reguler sebagai pemain utama di NCAA Men's College Soccer, liga sepak bola mahasiswa.
Bersama Georgetown Hoyas, Baker telah mencetak 10 gol dan membuat empat assist dalam 11 penampilan. Pemain dengan tinggi 196 sentimeter itu sudah membela klub tersebut selama tiga musim. Dalam dua musim terakhir, ia mencatatkan total 40 gol dari 42 pertandingan.
Catatan di kompetisi universitas serta penampilannya bersama Timnas Indonesia dapat menjadi modal bagi Baker, yang lahir di Melbourne, Australia, untuk melanjutkan karier. Namun, keputusan untuk mendaftarkannya ke tim tanpa biaya transfer berada di tangan Colorado Springs.
Jika Colorado Springs tidak merekrut Baker hingga 31 Desember 2027, klub MLS lain berhak mengakuisisinya. Baker juga dapat menandatangani kontrak profesional di luar MLS meski namanya masih tercantum dalam MLS SuperDraft 2026.
Dari enam pemain yang dipilih Colorado Springs dalam MLS SuperDraft 2026, hanya Mamadou Billo Diop yang menandatangani kontrak dengan klub berjuluk The Switchbacks tersebut. Sementara itu, Wahabu Musah bergabung dengan Villarreal di La Liga.