bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, banyak pengguna ponsel mengisi daya baterai hingga 100 persen. Namun, beredar anggapan bahwa mengisi daya HP sampai penuh tidak disarankan. Artikel ini mengulas kebenaran di balik mitos tersebut.
Kesehatan baterai atau battery health menjadi perhatian utama bagi pemilik ponsel, bahkan seringkali menjadi faktor penentu dalam pembelian perangkat baru. Seiring waktu, performa baterai memang akan menurun, sehingga perawatan yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia pakainya, termasuk cara pengisian daya.
Menurut ulasan dari laman Android Authority yang dikutip cnnindonesia.com, mitos umum mengenai perawatan baterai adalah keharusan untuk mengosongkan baterai hingga habis sesekali sebelum diisi penuh. Namun, untuk baterai HP modern yang umumnya menggunakan teknologi lithium-ion, metode ini tidak lagi relevan. Bahkan, penggunaan baterai hingga benar-benar habis dan pengisian daya hingga 100 persen secara terus-menerus justru tidak disarankan.
Proses pengisian daya baterai lithium-ion menunjukkan perlambatan peningkatan tegangan saat kapasitas mendekati 70 persen, diikuti dengan pengurangan arus hingga mencapai 100 persen. Sebagian kalangan berpendapat bahwa tegangan tinggi pada rentang pengisian 70 hingga 100 persen inilah yang berpotensi mempercepat penurunan kesehatan baterai.
Di sisi lain, menjaga tegangan listrik tetap rendah, misalnya dengan mengisi daya antara 30 hingga 70 atau 80 persen, diklaim dapat mengurangi beban pada baterai dan secara tidak langsung memperpanjang usianya. Namun, laman CNET mengingatkan bahwa kesehatan baterai tidak hanya dipengaruhi oleh persentase pengisian daya atau frekuensi pengisian. Faktor lain seperti tegangan, suhu, dan pola penggunaan juga memiliki peran penting.
Kondisi baterai yang terus-menerus terisi penuh dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan tekanan akibat tegangan tinggi. Ancaman terbesar bagi kesehatan baterai bukanlah pengisian daya berlebih, melainkan paparan panas. Penggunaan aplikasi berat saat ponsel sedang diisi daya dapat meningkatkan suhu, yang berakibat pada penurunan daya tahan baterai.
Beberapa produsen ponsel modern telah menyematkan fitur 'battery protect' yang membatasi pengisian daya hingga sekitar 80 persen untuk mengurangi tekanan pada baterai. Kesimpulannya, pengisian daya baterai HP hingga 100 persen memang bisa berkontribusi pada penurunan kapasitas, namun ada faktor-faktor lain yang juga perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan baterai.