bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 17:34 WIB

Mopar Punya Sejarah 'Muscle Truck' Jauh Sebelum Hemi dan Viper, Ini Pelopornya

Redaksi 01 Juni 2026 14 views
Mopar Punya Sejarah 'Muscle Truck' Jauh Sebelum Hemi dan Viper, Ini Pelopornya
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, gagasan mengenai truk performa tinggi atau 'muscle truck' bukanlah hal baru di kalangan Mopar. Sebelum munculnya Rumble Bee bermesin Hellcat pada 2027, model Rumble Bee tahun 2004 telah memberikan kesan tersendiri. Truk ini, meskipun tidak segila Dodge Ram SRT-10 bermesin V10, memadukan cat mencolok dan mesin 5.7-liter Hemi V8 pada sasis truk, sebagai penghormatan kepada Super Bee lawas.

Namun, jika merujuk pada awal persaingan truk performa modern, Mopar sebenarnya belum terlibat, kecuali jika kita mempertimbangkan Shelby Dakota edisi terbatas tahun 1989.

Gerakan truk performa mainstream dimulai pada awal 1990-an, dipelopori oleh General Motors (GM) dengan peluncuran Chevrolet 454 SS pada 1990 dan GMC Syclone pada 1991. Ford menyusul beberapa tahun kemudian dengan SVT Lightning pada 1993. Meskipun demikian, Chrysler patut diapresiasi atas upayanya dalam membayangkan ulang konsep pikap dari kendaraan kerja menjadi mesin cepat dengan bak terbuka, seperti yang terlihat pada Dodge Custom Sports Special 1964 dan Li'l Red Express 1978.

Fokus utama pada era 1990-an, Chevrolet 454 SS adalah truk performa pabrikan yang dibangun di atas platform C1500 single-cab short-box. Truk ini dibekali mesin 7.4-liter big-block V8 yang awalnya menghasilkan 230 tenaga kuda dan torsi 385 pound-feet, kemudian ditingkatkan menjadi 255 tenaga kuda dan 405 pound-feet. Awalnya menggunakan transmisi otomatis tiga percepatan, yang kemudian diganti dengan unit empat percepatan setahun berikutnya. Di sisi lain arena muscle truck, Ford SVT Lightning 1993 menggunakan mesin 5.8-liter V8 yang menghasilkan 240 tenaga kuda dan torsi 340 pound-feet, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis empat percepatan.

Perlu dicatat bahwa sementara 454 SS hanya diproduksi hingga 1993, Ford mempertahankan SVT Lightning selama dua generasi, yaitu 1993-1995 dan 1999-2004. Tim Special Vehicle Team (SVT) Ford bertanggung jawab atas pengembangan Lightning. Mesin 351 Windsor pada Lightning mendapatkan peningkatan 25 tenaga kuda dan 15 pound-feet dibandingkan model non-Lightning standar. SVT juga menurunkan suspensi dan menyetel truk untuk handling yang lebih tajam melalui stabilizer bar dan per yang lebih kaku. Secara kosmetik, gril dan air dam sewarna bodi, serta stiker "Lightning", menjadi bagian dari paket, sementara sandaran kepala bersulam dengan emblem Lightning menghiasi kabin.

Chevrolet 454 SS dilengkapi dengan kemudi yang lebih responsif, stabilizer bar yang lebih kuat, dan peredam kejut Bilstein, ditambah interior merah dan banyak lencana "454 SS". Model-model selanjutnya yang menggunakan transmisi otomatis empat percepatan mendapatkan poros belakang 4.10, menggantikan rasio 3.73 sebelumnya. Dari segi performa, Car and Driver melaporkan 454 SS mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph dalam 7,1 detik dengan transmisi empat percepatan. Lightning 1993 yang lebih ringan, meskipun kalah tenaga dibandingkan 454 SS, dilaporkan hanya selisih sepersepuluh detik lebih lambat. Dalam akselerasi 0 hingga 100 mph, Chevrolet unggul dengan mencapai angka tersebut dalam 22,5 detik, sekitar tiga detik lebih cepat dari SVT Lightning.

Waktu tempuh seperempat mil kedua truk berada di kisaran akhir 15 detik, yang setara dengan sekitar 1,5 detik di belakang mobil sport era tersebut seperti Ford Mustang Cobra 1993 dan Chevrolet Camaro Z28. Meskipun genre muscle truck sempat bangkit kembali di awal 2000-an sebelum akhirnya meredup, para penggemar harus menunggu lebih lama hingga Ford meluncurkan jajaran Raptor dan Dodge memperkenalkan TRX untuk membangkitkan kembali semangat tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.