bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 21:56 WIB

NASA Luncurkan Mobil Bulan Generasi Baru, Siap Dukung Pangkalan Permanen

Redaksi 29 Mei 2026 18 views
NASA Luncurkan Mobil Bulan Generasi Baru, Siap Dukung Pangkalan Permanen
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, NASA pada hari Selasa (waktu setempat) meluncurkan roket bulan (lunar rover) generasi terbarunya yang dirancang untuk mendukung kembalinya astronot ke permukaan Bulan serta rencana pembangunan pangkalan permanen di sana. Kendaraan ini dapat dikemudikan langsung oleh astronot di dalamnya, dikendalikan dari Bumi, atau beroperasi secara otonom.

Agensi antariksa Amerika Serikat itu mengumumkan dua pemenang tender untuk proyek ini: Crewed Lunar Vehicle (CLV-1) dari Astrolab dan Pegasus dari Lunar Outpost. Kendaraan Pegasus menggunakan teknologi elektrifikasi dari General Motors dan ban dari Goodyear. Masing-masing kendaraan mampu mengangkut dua astronot, memiliki berat sekitar satu ton, kecepatan maksimal sedikit di atas 6 mil per jam (sekitar 9,6 km/jam), dan diperkirakan menelan biaya sekitar $220 juta. Kendaraan ini dirancang untuk beroperasi selama kurang lebih satu tahun dan mampu mengatasi tanjakan hingga 20 derajat.

Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam pendekatan NASA terhadap kendaraan darat bulan (Lunar Terrain Vehicles/LTVs). Laporan The New York Times menyebutkan bahwa pada awal tahun 2024, rencana NASA adalah menciptakan kendaraan yang lebih canggih dan mampu bertahan selama satu dekade. Namun, rencana tersebut berubah cepat setelah Jared Isaacman dilantik sebagai Administrator NASA pada akhir tahun lalu. Persyaratan diperkecil untuk mempercepat waktu pengembangan, dan perusahaan yang mengikuti tender hanya diberi waktu beberapa bulan untuk mengajukan proposal. Desain LTV baru ini tidak berbeda jauh dari proposal sebelumnya.

Dengan perubahan ini, NASA berharap dapat menghadirkan CLV-1 dan Pegasus ke Bulan pada tahun 2028, lebih cepat dari target awal 2030 untuk kendaraan yang lebih mahal dan berpotensi bermasalah. Pendekatan ini memungkinkan NASA untuk mempelajari apa yang berfungsi dan apa yang tidak, serta fitur apa yang ingin ditambahkan pada kendaraan yang lebih murah. Filosofi pengembangan yang iteratif ini dinilai masuk akal, mengingat NASA juga mengumumkan rencana ambisius untuk puluhan misi pendaratan nirawak ke Bulan dalam beberapa tahun ke depan.

Jika semua berjalan sesuai rencana, koloni pertama umat manusia di luar Bumi akan dibangun dalam waktu dekat. Dalam konferensi pers, NASA memaparkan rencana multi-tahunnya untuk membangun Pangkalan Bulan secara bertahap. Bersamaan dengan itu, diumumkan tiga misi pertama dari banyak misi yang akan mengirimkan peralatan ke permukaan bulan, dimulai akhir tahun ini. Meskipun didanai oleh pemerintah AS, pelaksanaan proyek ini akan melibatkan kontraktor dari sektor swasta. Blue Origin, perusahaan roket milik miliarder Jeff Bezos, menjadi pemenang utama dalam hal ini. Lander Blue Moon Mark 1 milik perusahaan tersebut akan mengangkut misi-misi awal. Pada tahun 2028, lander yang sama juga akan mengangkut roket bulan tersebut. Astrobotic dan Intuitive Machines memenangkan kontrak untuk lander mereka sendiri yang dijadwalkan meluncur tahun ini atau awal tahun depan.

Lokasi pasti untuk seluruh aktivitas ini masih dalam tahap penentuan, dan lokasi Pangkalan Bulan itu sendiri akan bergantung pada penemuan yang dilakukan oleh peralatan ilmiah. Roket bulan tersebut akan bertugas melakukan survei lokasi potensial. Selain itu, masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan untuk memahami kondisi kehidupan di permukaan bulan yang berdebu putih, sesuatu yang masih sedikit diketahui oleh NASA meskipun telah lama merencanakan misi ke sana.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.