bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:59 WIB

NASA Siap Luncurkan Teleskop Nancy Grace Roman, Mampu Memindai Galaksi Bima Sakti Lebih Cepat dari Hubble

Redaksi 11 Agustus 2026 6 views
NASA Siap Luncurkan Teleskop Nancy Grace Roman, Mampu Memindai Galaksi Bima Sakti Lebih Cepat dari Hubble
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana meluncurkan teleskop luar angkasa terbarunya, Nancy Grace Roman Space Telescope, pada Agustus mendatang. Teleskop ini diklaim memiliki kemampuan pengamatan Galaksi Bima Sakti yang jauh melampaui teleskop NASA lainnya.

Dengan nilai investasi mencapai US$4 miliar atau sekitar Rp71,2 triliun, teleskop Roman dijadwalkan mengudara menggunakan roket SpaceX pada 30 Agustus, pukul 07.26 EDT atau 18.26 WIB. Peluncuran akan dilakukan dari Kennedy Space Center di Florida, lebih cepat sembilan bulan dari jadwal semula.

Menurut Jeremy Perkins, ilmuwan pengujian dan integrasi teleskop Roman, peluncuran ini akan diikuti dengan serangkaian pengujian, pembukaan penutup aperture, pengamatan langit, dan pengiriman data pertama ke Bumi. Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers pada 29 Juli lalu.

Para peneliti menyebutkan bahwa Roman akan ditempatkan di Titik Lagrange 2 (L2), sebuah area dengan stabilitas gravitasi yang berjarak sekitar 1,6 juta kilometer dari Bumi, berada di antara Bumi dan Matahari. Lokasi ini ideal untuk observatorium karena memungkinkan pesawat luar angkasa mempertahankan posisinya sambil tetap memanfaatkan energi dari Matahari.

Selama perjalanan menuju L2, Roman akan melakukan koreksi jalur menggunakan sebagian bahan bakarnya untuk memastikan arah yang tepat. Perkins menjelaskan bahwa penyesuaian orbit akhir akan dilakukan sekitar hari ke-100 untuk memasuki orbit permanen di L2. Bahan bakar yang tersisa diperkirakan cukup untuk menjaga momentum dan posisi teleskop selama lebih dari lima tahun.

Para peneliti mengemukakan bahwa teleskop Roman memiliki kecanggihan yang signifikan dibandingkan Hubble Space Telescope. Diperkirakan, Roman mampu menghasilkan lebih dari 500 terabyte data setiap tahunnya, sementara Hubble hanya menghasilkan sekitar 400 terabyte data selama 35 tahun operasinya. Julie McEnery, ilmuwan senior proyek Roman, menyatakan bahwa Roman memiliki sensitivitas dan ketajaman visual yang setara dengan Hubble, namun mampu memindai langit jauh lebih cepat. Pengamatan Galaksi Bima Sakti oleh Roman selama satu bulan setara dengan pengamatan Hubble selama satu abad.

McEnery menambahkan bahwa satu gambar utuh dari survei terbesar Roman membutuhkan lebih dari setengah juta TV 4K untuk ditampilkan, yang setara dengan luas 45 blok kota di Manhattan. Dibandingkan dengan James Webb Space Telescope (JWST), Roman juga unggul dalam bidang pandang. Instrumen sudut pandang luasnya (Wide-Field Instrument/WFI) memungkinkan teleskop ini melakukan pengamatan inframerah dekat, dengan satu tangkapan gambar Roman diperkirakan 50 kali lebih luas daripada JWST.

Meskipun sensitivitas sensor inframerah Roman tidak setinggi JWST, McEnery menjelaskan bahwa Webb dirancang untuk penelitian mendalam guna menemukan objek langka di alam semesta awal, sementara Roman dibutuhkan untuk menemukan objek langka di alam semesta yang lebih dekat. Teleskop ini dinamai dari Nancy Grace Roman, seorang pelopor astronomi yang merupakan eksekutif wanita pertama di NASA dan kepala astronomi pertama di lembaga tersebut, yang dijuluki "Ibu Hubble" atas kontribusinya yang besar pada proyek Hubble.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.