bytedaily
Jumat, 01 Mei 2026 - 00:21 WIB

NSA Diduga Gunakan Model AI Mythos Anthropic Meski Ada Perselisihan dengan Pentagon

Redaksi 21 April 2026 7 views
NSA Diduga Gunakan Model AI Mythos Anthropic Meski Ada Perselisihan dengan Pentagon
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari Axios, Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) dilaporkan menggunakan Mythos Preview, sebuah model kecerdasan buatan (AI) yang baru diumumkan oleh Anthropic namun ditahan dari rilis publik. Laporan ini muncul beberapa minggu setelah lembaga induk NSA, Departemen Pertahanan, mengklasifikasikan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan".

Klasifikasi tersebut diberikan setelah Anthropic menolak memberikan akses tanpa batas kepada pejabat Pentagon terhadap seluruh kapabilitas modelnya. Anthropic sendiri mengumumkan Mythos bulan ini sebagai model canggih yang dirancang untuk tugas-tugas keamanan siber. Namun, perusahaan AI tersebut menyatakan bahwa model ini terlalu mampu untuk serangan siber ofensif sehingga tidak dapat dirilis secara publik.

Akibatnya, Anthropic membatasi akses ke Mythos hanya untuk sekitar 40 organisasi, di mana baru selusin yang diungkapkan namanya secara publik. NSA tampaknya termasuk di antara penerima yang tidak diungkapkan dan dilaporkan menggunakan Mythos utamanya untuk memindai lingkungan guna mencari kerentanan yang dapat dieksploitasi. Institut Keamanan AI Inggris juga telah mengonfirmasi aksesnya ke Mythos.

Penggunaan alat Anthropic oleh militer AS ini terjadi bersamaan dengan argumen mereka di pengadilan bahwa alat tersebut dapat mengancam keamanan nasional. Perselisihan Pentagon berawal ketika Anthropic menolak untuk membuat Claude tersedia untuk pengawasan domestik massal dan pengembangan senjata otonom.

Akses NSA terhadap Mythos terjadi di tengah membaiknya hubungan Anthropic dengan pemerintahan Trump. Jumat lalu, CEO Anthropic Dario Amodei bertemu dengan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles dan Menteri Keuangan Scott Bessent.

TechCrunch telah menghubungi NSA untuk meminta komentar, sementara Anthropic menolak berkomentar.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.