bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 22:38 WIB

OpenAI Tawarkan Akses Alat AI Keamanan Siber ke Bank Inggris Setelah Pesaingnya Memblokir

Redaksi 02 Juni 2026 13 views
OpenAI Tawarkan Akses Alat AI Keamanan Siber ke Bank Inggris Setelah Pesaingnya Memblokir
Ilustrasi visual (Sumber: bbc.com)

bytedaily - Dilansir dari bbc.com, OpenAI menawarkan akses ke alat kecerdasan buatan (AI) keamanan siber terbarunya, GPT-5.5 Cyber, kepada sembilan bank besar di Inggris. Tawaran ini datang setelah pesaingnya, Anthropic, memblokir bank-bank tersebut dari pengujian awal versi AI mereka, Claude Mythos.

Kedua alat AI ini dirancang untuk mendeteksi kelemahan keamanan yang tersembunyi dalam sistem digital dan diklaim mampu mengungguli manusia dalam beberapa tugas peretasan dan keamanan siber. Mythos sempat menjadi sorotan pada April lalu ketika Anthropic mengklaim telah menemukan celah keamanan pada sistem lama yang tersembunyi selama hampir 30 tahun.

Kekhawatiran muncul dari sejumlah menteri keuangan, gubernur bank sentral, dan pelaku finansial mengenai potensi model AI tersebut merusak keamanan seluruh sistem keuangan. Institute AI Security, yang telah menguji kedua alat tersebut, menyatakan dalam laporannya bahwa Mythos dan GPT-5.5 Cyber mencapai tingkat kinerja yang serupa dalam tugas-tugas yang diberikan.

Sebelumnya, Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, mengungkapkan bahwa bank-bank Inggris belum dapat mengakses Mythos untuk menguji keamanan sistem dan aplikasi digital mereka. Mantan Kanselir Inggris yang kini menjadi eksekutif senior di OpenAI, George Osborne, menyatakan kepada BBC bahwa Bailey belum menghubunginya secara langsung. Ia menambahkan bahwa OpenAI tidak berniat menyembunyikan GPT-5.5 Cyber, namun aksesnya akan tetap terbatas.

"Hal terpenting dengan alat-alat ini adalah mereka harus berada di tangan orang yang tepat," ujar Osborne. "Kami ingin memastikan bahwa pihak-pihak yang menegakkan ketertiban dalam demokrasi kami memiliki alat ini, dan bukan pihak-pihak yang ingin mengganggu kami atau melakukan kejahatan."

Bank-bank Inggris yang akan mendapatkan akses ke GPT-5.5 Cyber OpenAI antara lain Lloyds Banking Group, HSBC, dan Nationwide. NatWest dan Santander sudah memiliki akses berdasarkan perjanjian yang ada.

Menurut perwakilan Anthropic, perusahaan tersebut sedang berupaya keras untuk memperluas akses Mythos. Mereka berpendapat bahwa kemampuan Mythos berada satu tingkat di atas 5.5 Cyber, sehingga memerlukan kehati-hatian lebih.

Awalnya, Anthropic membuka akses Mythos untuk 42 perusahaan, sebagian besar adalah perusahaan teknologi AS. Sementara itu, OpenAI lebih terbuka dengan akses Cyber 5.5, memberikannya kepada pengguna di Uni Eropa serta bank-bank di Jepang dan Kanada.

Kedua perusahaan mengenakan biaya untuk penggunaan alat AI mereka, meskipun Anthropic menginvestasikan 100 juta dolar AS untuk pengujian awal Mythos.

Profesor Alan Woodward, seorang pakar keamanan siber dari Universitas Surrey, mengatakan, "Saya tidak serta-merta berharap alat-alat ini menemukan sesuatu yang tidak akan ditemukan manusia pada akhirnya, tetapi mereka bekerja tanpa lelah dan sangat teliti dalam memilah jutaan baris kode yang ada di aplikasi perbankan saja."

Ia menambahkan bahwa beberapa sistem perbankan di Inggris masih menggunakan kode yang sangat tua, dan AI akan sangat berguna untuk menemukan masalah di sana. "Mereka dapat menyelesaikan pekerjaan berminggu-minggu dalam hitungan menit, tetapi mereka juga dapat menghasilkan positif palsu, jadi Anda tetap memerlukan manusia untuk memeriksa temuan mereka."


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi bbc.com.