bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kehilangan ponsel Android dapat menimbulkan kekhawatiran karena data pribadi dan informasi perbankan tersimpan di dalamnya. Pengguna memiliki beberapa opsi bawaan untuk melacak, mengunci, bahkan menghapus data dari jarak jauh guna mencegah penyalahgunaan.
Menurut laman resmi Android, fitur 'Find Hub' dari Google menjadi pusat untuk menemukan lokasi perangkat Android yang hilang, termasuk tablet, jam tangan pintar, earbud, dan aksesori dengan tag pelacak. Pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi 'Find Hub' atau situs android.com/find. Setelah masuk menggunakan akun Google yang terhubung, lokasi terakhir perangkat akan ditampilkan di peta.
Perangkat Android secara default menyimpan riwayat lokasi terenkripsi ke Google melalui jaringan 'Find Hub' yang menggunakan data crowdsourced dari perangkat Android lain. Fitur ini memungkinkan pelacakan, setidaknya hingga lokasi terakhir sebelum perangkat mati atau kehilangan koneksi.
Apabila ponsel berada dalam jangkauan, fitur 'Play Sound' dapat diaktifkan untuk membunyikan ponsel dengan volume maksimal selama lima menit, bahkan ketika dalam mode senyap. Jika ponsel dicurigai dicuri atau berada di lokasi yang sulit dijangkau, fokus utama beralih ke pengamanan data.
Android menawarkan beberapa lapisan perlindungan terhadap pencurian, namun beberapa fitur memerlukan aktivasi sebelumnya. 'Remote Lock' melalui android.com/lock dapat mengunci layar ponsel secara instan setelah verifikasi keamanan. 'Theft Detection Lock' menggunakan kecerdasan buatan dan sensor ponsel untuk mendeteksi gerakan yang menyerupai pencurian dan mengunci layar secara otomatis. Sementara itu, 'Offline Device Lock' akan mengunci layar jika ponsel terputus dari jaringan 'Find Hub' dalam periode waktu tertentu, mengantisipasi pelaku yang mematikan koneksi.
Opsi 'Secure device' atau 'Mark as lost' di aplikasi 'Find Hub' juga dapat mengunci ponsel dengan PIN, pola, atau kata sandi, sekaligus keluar otomatis dari akun Google. Fitur ini juga dapat menghapus informasi kartu debit/kredit dari Google Wallet dan menampilkan pesan kontak pada layar kunci jika ponsel ditemukan orang lain.
Setelah ponsel terkunci, langkah selanjutnya adalah mengamankan data digital dan finansial. Opsi 'Secure device' akan memutuskan akses ke email, foto, dan data pribadi lainnya. Pengguna disarankan untuk memeriksa aktivitas login terbaru di pengaturan keamanan akun Google melalui perangkat lain untuk memastikan tidak ada akses tidak sah. Selain itu, penting untuk menghubungi bank atau penerbit kartu guna memblokir kartu yang terhubung ke Google Wallet demi mencegah transaksi ilegal.
Apabila peluang ponsel untuk kembali sangat kecil, fitur 'Erase device' di 'Find Hub' dapat digunakan untuk mereset pabrik dan menghapus seluruh data secara permanen. Namun, perlu diingat bahwa setelah proses penghapusan data dijalankan, 'Find Hub' tidak lagi dapat melacak keberadaan perangkat tersebut. Oleh karena itu, opsi ini sebaiknya menjadi pilihan terakhir setelah semua langkah lain tidak membuahkan hasil.