bytedaily - Menurut laporan foxsports.com, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih gelar Liga Champions back-to-back setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dalam laga final yang dramatis di Puskas Arena pada hari Sabtu. Arsenal harus mengakui kekalahan setelah bek mereka, Gabriel Magalhaes, gagal mengeksekusi penalti terakhir timnya, yang melambung di atas mistar gawang, memberikan kemenangan 4-3 bagi PSG dalam adu tos-tosan.
Pertandingan berakhir imbang 1-1 baik di waktu normal maupun perpanjangan waktu, memaksa kedua tim untuk menentukan pemenang melalui tendangan penalti. Arsenal sempat unggul lebih dulu pada menit keenam melalui gol Kai Havertz yang berhasil melewati kiper PSG, Matvey Safonov. Namun, PSG yang mendominasi penguasaan bola berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Ousmane Dembélé pada menit ke-65.
Dalam adu penalti, Eberechi Eze juga sempat gagal mengeksekusi penalti untuk Arsenal, namun David Raya berhasil menyelamatkan tendangan Nuno Mendes untuk menjaga asa Arsenal. Lucas Beraldo sukses mencetak gol penalti terakhir untuk PSG, yang berarti Gabriel harus berhasil mencetak gol untuk membawa pertandingan ke babak sudden death. Sayangnya, tendangannya melambung tinggi di atas mistar, memicu perayaan dari para pemain dan pendukung PSG.
Kapten PSG, Marquinhos, menyatakan kegembiraannya atas pencapaian ini. "Ini luar biasa, back to back," katanya. "Sejak hari pertama musim ini, pelatih mengatakan sulit untuk menang, dan menang dua kali bahkan lebih sulit. Jadi kami semua harus kembali bekerja. Itu adalah mentalitasnya."
Pelatih PSG, Luis Enrique, menambahkan, "Ini bahkan lebih istimewa karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya itu. Saya pikir ini pantas diraih sepanjang musim, meskipun finalnya sangat ketat." Laporan ini diteruskan oleh The Associated Press.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi foxsports.com.