bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik tajam terhadap Bruno Fernandes dan Luke Shaw menyusul kekalahan timnya dari Hull City di pekan pembuka Liga Inggris. Manchester United harus mengakui keunggulan tim promosi tersebut dengan skor 0-2, di mana kedua gol Hull City tercipta dari situasi bola mati pada babak pertama.
Usai pertandingan, Bruno Fernandes menyatakan bahwa timnya kembali mengulangi kesalahan yang sama seperti musim sebelumnya, di mana mereka terlalu banyak membiarkan lawan menguasai bola di laga tandang. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan dalam hal pressing, agresivitas permainan, dan pertahanan bola mati.
Namun, Scholes menilai komentar Fernandes kurang pantas, terutama mengingat performa Fernandes sendiri yang dinilainya tidak maksimal. "Menurut saya sebaiknya dia diam saja. Dia juga tidak tampil maksimal," ujar Scholes dalam sebuah siniar yang dikutip Daily Mail.
Selain itu, Scholes juga menyoroti pernyataan Luke Shaw yang dianggapnya meremehkan pelatih Michael Carrick. Shaw menyebutkan bahwa persiapan tim yang kurang maksimal dalam mengantisipasi bola mati menjadi penyebab dua gol yang bersarang ke gawang MU. Scholes berpendapat bahwa komentar seperti itu merupakan bentuk ketidakhormatan terhadap pelatih dan staf.
Scholes membandingkan situasi tersebut dengan era Sir Alex Ferguson, di mana para pemain sangat menghormati pelatih. Ia menegaskan bahwa komentar yang menyalahkan staf pelatih akan mendapatkan teguran keras.
Legenda Premier League lainnya, Dion Dublin, yang turut hadir dalam siniar tersebut, mendukung pandangan Scholes. Dublin menyarankan Carrick untuk mempertegas otoritasnya sebagai pelatih dengan memutus hubungan yang terlalu akrab dengan pemain.
Kekalahan dari tim promosi ini menjadi catatan penting bagi Michael Carrick dan Manchester United, yang kini terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Premier League dan perlu segera melakukan evaluasi.