bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 16:27 WIB

PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australia Open, Ini Alasannya

Redaksi 09 Juni 2026 17 views
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australia Open, Ini Alasannya
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kepala pelatih ganda putra Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Antonius Budi Ariantho, membeberkan alasan di balik keputusan menarik dua pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dari kejuaraan Australia Open 2026.

Sebelumnya, kedua pasangan tersebut tercatat sebagai bagian dari kontingen yang dijadwalkan bertanding dalam turnamen level Super 500 yang rencananya bergulir mulai Selasa (9/6). Namun, sehari menjelang dimulainya pertandingan perdana, PBSI mengumumkan pembatalan keikutsertaan Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin di ajang yang diselenggarakan di Sydney tersebut.

Pengumuman resmi dari PBSI mengenai tidak diberangkatkannya kedua pasangan itu disampaikan pada Senin (8/6) sore, dengan Antonius memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai latar belakang keputusan tersebut beberapa jam kemudian.

Menurut Antonius, hasil yang kurang memuaskan dari Fajar/Fikri di Indonesia Open, di mana mereka tersingkir di babak pertama, menjadi salah satu pertimbangan utama. "Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya," jelas Antonius.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Australian Open tidak masuk dalam daftar turnamen prioritas Fajar/Fikri pada periode ini. "Sementara itu, turnamen Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini. Oleh karena itu, fokus mereka saat ini akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas mereka berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games," terangnya.

Sementara itu, untuk pasangan muda Raymond/Joaquin, Antonius menyatakan keputusannya didasarkan pada upaya perlindungan. "Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh," ujar Antonius, yang juga pernah meraih medali perunggu Olimpiade 1996.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.