bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pelatih Tim Nasional Meksiko, Javier Aguirre, menyatakan bahwa kedekatan emosional yang kuat antara pemain dan para pendukung menjadi faktor penentu keberhasilan tim berjuluk El Tri di Piala Dunia 2026. Pernyataan ini disampaikan setelah Meksiko dipastikan melaju ke babak 16 besar berkat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Ekuador di Stadion Azteca, Mexico City, pada Rabu (1/7) pagi WIB.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Meksiko yang berhasil memenangkan empat pertandingan awal turnamen tanpa kebobolan. Aguirre menekankan pentingnya dukungan dari para penggemar sebagai sumber motivasi utama timnya. "Hubungan mendalam yang kami miliki dengan para penggemar adalah sebuah motor penggerak bagi kami," ujar Aguirre dalam konferensi pers pascapertandingan.
Suasana di Stadion Azteca pada malam itu dipenuhi oleh lebih dari 80.000 suporter yang memberikan dukungan tanpa henti. Mereka juga turut memberikan tekanan psikologis kepada tim lawan, Ekuador, setiap kali bola dikuasai. Aguirre, yang pernah melatih Meksiko di Piala Dunia 2002 dan 2010, menggambarkan atmosfer tersebut sebagai momen yang sangat emosional dan tak tertandingi dalam kariernya, terutama karena kemenangan diraih di kandang sendiri.
Meskipun meraih kemenangan yang impresif, Aguirre tetap menunjukkan rasa hormat kepada Ekuador, mengakui kekuatan lawan yang lolos sebagai runner-up kualifikasi zona CONMEBOL dengan rekor hanya dua kekalahan dari 18 laga. "Sama sekali tidak mudah untuk mengalahkan tim sekelas Ekuador," katanya.
Di samping kepuasan atas performa tim, Aguirre juga mengidentifikasi satu area yang perlu dievaluasi, yaitu efektivitas lini depan dalam memanfaatkan peluang serangan balik cepat di babak kedua untuk mencetak gol tambahan. Meksiko kini tengah bersiap untuk menghadapi pemenang antara Inggris dan RD Kongo di babak 16 besar yang akan kembali digelar di Mexico City pada Minggu (5/7).