bytedaily
Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Pelatih Tim Nasional Bulu Tangkis Siapkan Ambisi Medali Asian Games 2026

Redaksi 11 September 2026 8 views
Pelatih Tim Nasional Bulu Tangkis Siapkan Ambisi Medali Asian Games 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, para pelatih Tim Nasional PBSI di Cipayung menegaskan komitmen mereka untuk mengincar medali pada Asian Games 2026, meskipun tidak menyebutkan secara spesifik jenis medali yang diharapkan.

Tim bulu tangkis Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kontributor utama medali emas pada ajang Asian Games 2026. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, PBSI menargetkan kemenangan pada nomor beregu putra.

Selain fokus pada beregu, cabang bulu tangkis juga menaruh harapan agar atlet individu dapat kembali membawa pulang medali untuk negara.

Sektor ganda campuran menjadi salah satu bidang yang menargetkan medali. Pelatih Nova Widianto menyatakan keyakinannya bahwa para atlet memiliki kemampuan untuk meraih podium. "Target kami dan para atlet adalah medali. Kami tidak berlebihan, yang penting medali dulu. Saya yakin mereka mampu," ujarnya di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, pada Kamis (10/9).

Pasangan ganda campuran yang dipersiapkan antara lain Nikolaus Joaquin dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Amri Syahnawi dengan Nita Violina Marwah.

Sektor tunggal putri juga memiliki target serupa. Pelatih Imam Tohari berharap Putri Kusuma Wardani dapat mempersembahkan medali bagi Indonesia. "Jika target realistis di beregu adalah medali, saya tidak menyebutkan warna medali karena bagi tim putri sudah luar biasa jika mendapat medali," katanya. Ia menambahkan, "Di perorangan juga medali. Itu target realistis untuk Putri KW dan rekan-rekannya."

PBSI menyiapkan 20 atlet untuk Asian Games 2026, terbagi sama rata antara 10 putra dan 10 putri. Kompetisi bulu tangkis akan dilangsungkan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, pada 20–29 September 2026.

Rombongan atlet individu dijadwalkan berangkat ke Jepang pekan depan untuk melakukan latihan di Tokyo sebelum melanjutkan perjalanan ke Nagoya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.