bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:08 WIB

Pelatih Yordania Bantah Lolos ke Semifinal Karena Keberuntungan

Redaksi 21 Agustus 2026 4 views
Pelatih Yordania Bantah Lolos ke Semifinal Karena Keberuntungan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim U-16 Yordania, Luna Rami Amin Almasri, membantah anggapan bahwa timnya lolos ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 hanya karena faktor keberuntungan.

Yordania akan berhadapan dengan tim tuan rumah, Garuda Pertiwi, di babak semifinal yang akan berlangsung di Supersoccer Arena pada Jumat malam, 21 Agustus 2026.

Tim Yordania melaju ke empat besar setelah menempati posisi runner-up di Grup B, sementara Garuda Pertiwi berhasil menjadi juara Grup A dengan meraih tiga kemenangan penuh.

Yordania mencapai semifinal berkat selisih produktivitas gol yang lebih baik dibanding Putri Nusantara, di mana kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan, dengan masing-masing mencatatkan satu kemenangan dan dua kekalahan.

Namun, Yordania mampu mencetak empat gol selama fase grup, sementara Putri Nusantara hanya berhasil mencetak tiga gol. Meski demikian, Luna Rami menegaskan bahwa kelolosan timnya bukan semata-mata akibat keberuntungan.

“Keberhasilan kami mencapai semifinal tidak hanya karena keberuntungan. Kami telah menunjukkan performa yang nyata,” ujar Luna Rami dalam sebuah konferensi pers pada Kamis, 20 Agustus.

Ia menambahkan, “Kekalahan bukanlah hasil yang kami inginkan, tetapi para pemain telah berjuang dengan sangat baik. Tentunya, melewatkan peluang dapat berisiko terhadap kebobolan.”

Luna Rami juga menekankan bahwa Yordania U-16 tidak menganggap hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran. Ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 dianggap sebagai kesempatan bagi Yordania untuk berkembang.

“Skor akhir bukanlah tolok ukur sejati bagi kami. Saya bangga terhadap para pemain, dan saya yakin mereka akan tampil baik mewakili Yordania dan menunjukkan identitas sepak bola kami,” tuturnya.

“Sekali lagi, tujuan utama kami dalam turnamen ini adalah untuk berkompetisi, belajar, berkembang, dan terus maju,” pungkasnya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.