bytedaily - Melansir laporan dari voi.id, pemerintah menjamin ketersediaan bahan baku untuk industri hilir dengan menyeimbangkan kebutuhan industri dan produksi tambang melalui Rencana Kerja dan Anggaran (RKAB). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa investasi hilirisasi yang sedang berjalan memerlukan kepastian pasokan bahan baku yang bersumber dari dalam negeri.
Menurut Bahlil, keseimbangan antara kapasitas produksi, kebutuhan industri, dan RKAB yang akan diterbitkan sangat krusial agar roda industri tetap berputar. RKAB sendiri merupakan dokumen rencana kerja dan anggaran perusahaan tambang yang menjadi dasar pelaksanaan produksi.
Bahlil menambahkan bahwa kebijakan ini memiliki kaitan langsung dengan upaya penjagaan investasi hilirisasi di Indonesia. Pemerintah bertekad untuk memastikan nilai tambah sumber daya alam tetap berada di dalam negeri.